Dispernakan KBB Hadirkan Enam Program Unggulan, Perkuat Pelayanan dan Kemajuan Sektor Perikanan-Peternakan
SRIKANDIPODT, KAB. BANDUNG BARAT — Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) Kabupaten Bandung Barat terus menghadirkan berbagai inovasi dan program unggulan sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus mendorong kemajuan sektor perikanan dan peternakan di Kabupaten Bandung Barat.
Berbagai program tersebut dirancang untuk mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat, memperkuat pembinaan, meningkatkan kesehatan hewan, mendorong pengolahan hasil perikanan dan peternakan, serta memperkuat tata kelola pemerintahan.
Sedikitnya terdapat enam program unggulan yang menjadi langkah nyata Dispernakan KBB dalam mewujudkan pelayanan yang lebih efektif, responsif, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Pertama, NGALONG (Nganjang Ka Balong), yang berorientasi pada upaya mendekatkan pelayanan, pembinaan, dan edukasi kepada masyarakat, khususnya para pelaku usaha perikanan. Melalui program ini, petugas hadir secara langsung untuk memberikan pendampingan sekaligus mendengarkan berbagai kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi masyarakat.
Kedua, MAKAN ENAK (Mapay Kandang Ternak). Program ini merupakan upaya mendekatkan pelayanan dan pembinaan bidang peternakan secara langsung hingga ke kandang kelompok peternak. Dengan pendekatan tersebut, pembinaan diharapkan menjadi lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi yang dihadapi para peternak di lapangan.
Ketiga, MAPAY KANDANG, yang difokuskan pada monitoring secara aktif serta pelayanan kesehatan hewan di kandang dengan prinsip “Sigap dan Tepat”. Program ini menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan ternak, mencegah penyebaran penyakit hewan, serta memberikan respons cepat terhadap berbagai persoalan kesehatan hewan yang terjadi di lapangan.
Keempat, JARAMBAH, sebagai bagian dari upaya pemberdayaan, pembinaan, serta fasilitasi bagi masyarakat dalam mengembangkan hasil produk perikanan dan peternakan. Program ini diarahkan agar produk yang dihasilkan masyarakat semakin berkualitas, higienis, memiliki nilai jual, serta mampu bersaing di pasar.
Kelima, GEMPUR, yang juga menitikberatkan pada pemberdayaan dan pengembangan pengolahan hasil produk perikanan dan peternakan. Melalui program ini, Dispernakan mendorong masyarakat untuk meningkatkan kualitas serta nilai tambah produk sehingga mampu memberikan dampak terhadap peningkatan pendapatan dan perekonomian masyarakat.
Keenam, MANTAP pada bidang sekretariat, yang diarahkan untuk mewujudkan tata kelola sekretariat yang siap melayani dan mampu mendukung koordinasi administrasi serta pelayanan internal secara efektif dan optimal.
Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bandung Barat drh. Wiwin Aprianti M.Si mengatakan, keenam program unggulan tersebut merupakan bentuk sinergi berbagai lini untuk menghadirkan pelayanan pemerintah yang semakin dekat dengan masyarakat.
“Bersama Dispernakan kita wujudkan perikanan dan peternakan Kabupaten Bandung Barat yang semakin maju, mandiri dan berdaya saing,” ungkap Kepala Dispernakan KBB.
Menurutnya, penguatan sektor perikanan dan peternakan tidak hanya berkaitan dengan peningkatan produksi, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, membuka peluang usaha, serta memperkuat perekonomian daerah.
Melalui berbagai inovasi tersebut, Dispernakan KBB berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan menghadirkan pemerintah lebih dekat kepada masyarakat, memberikan pembinaan yang berkelanjutan, serta mendorong para pelaku usaha perikanan dan peternakan agar semakin mandiri dan mampu mengembangkan potensi yang dimiliki.
Keenam program unggulan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari langkah konkret Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dalam membangun sektor perikanan dan peternakan yang produktif, berkelanjutan, berkualitas, dan berdaya saing, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. DI ( Diskominfosantik KBB)






Posting Komentar