• Sign in / Join
  • Blog
  • Forums
  • Buy Now!
srikandipost.com
Buy template blogger

Mega Menu

  • Home
  • REDAKSI
  • Pendidikan
  • TNI
  • Polri
  • Kriminal
  • Fashion
    • All
    • LifeStyle
    • Sosial Media
    • Woman
    • Health & Fitness
  • Politik
    • Video
  • Lifestyle
  • Video
  • Kabar Daerah
    • Berita - KBB
    • Berita - Cimahi
    • Berita - Bandung
    • Berita - Soreang
    • Berita - Kota Cianjur
    • Berita - Kota Sukabumi
    • Berita - Kab Bekasi
    • Berita - Kab Bogor
    • Berita - Kab Ciamis
    • Berita - Kab Cianjur
    • Berita - Kab Cirebon
    • Berita - Kab Garut
    • Berita - Kab Indramayu
    • Berita - Kota Bogor
    • ChangelogNew
srikandipost.com
Telusuri
Beranda headlinne headlinnel KBB H. Diki Rohani Pimpin Apdesi KBB Periode 2026–2031, Usung Visi Ekonomi Digital dan Inklusivitas Desa
headlinne headlinnel KBB

H. Diki Rohani Pimpin Apdesi KBB Periode 2026–2031, Usung Visi Ekonomi Digital dan Inklusivitas Desa

Penulis : Dudy Iskandar
Penulis : Dudy Iskandar
10 Sep, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

SRIKANDIPOST, KAB. BANDUNG BARAT,— Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Bandung Barat (KBB) resmi memiliki pemimpin baru untuk periode 2026–2031. H. Diki Rohani, S.Pt., Kepala Desa Wangunsari, Kecamatan Lembang, terpilih sebagai Ketua DPC Apdesi KBB melalui pemilihan internal yang berlangsung pada Rabu (9/9/2026). Diki meraih mandat kuat dengan perolehan 10 suara dari 18 pemilih, mengungguli kandidat lainnya, H. Ayi dari Kecamatan Cipongkor.

Kemenangan ini menandai babak baru kepemimpinan organisasi yang menaungi seluruh kepala desa di KBB. Diki dinilai memahami secara mendalam keragaman potensi dan tantangan desa di wilayah Bandung Barat, mulai dari kawasan wisata hingga daerah agraris, sehingga diharapkan mampu menghadirkan kepemimpinan yang lebih pragmatis dan solutif di tingkat akar rumput.

Dalam visi dan misinya, Diki menempatkan penguatan ekonomi mandiri desa sebagai prioritas utama. Ia menekankan pentingnya optimalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Koperasi Desa (Kopdes) yang selaras dengan agenda pembangunan nasional. Kendati demikian, Diki menyadari tidak semua desa memiliki sumber daya, lahan, maupun kemampuan manajemen yang setara.

“Kami tidak bisa menerapkan satu resep untuk semua desa. Pendekatan kami akan bersifat kolaboratif; Apdesi akan menjadi fasilitator untuk mencari solusi teknis bagi desa-desa yang masih terkendala infrastruktur atau sumber daya manusia,” ungkap Diki seusai pemilihan.

Kepengurusan baru berencana segera membentuk tim formatur dan menggelar musyawarah kerja guna merumuskan program kerja yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik masing-masing desa.

Terkait wacana digitalisasi demokrasi desa, khususnya rencana penerapan sistem pemungutan suara elektronik (e-voting) dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), Diki menegaskan dukungan terhadap modernisasi, namun tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan inklusivitas. Ia mengingat kesenjangan jaringan internet di sejumlah wilayah serta keterbatasan akses teknologi bagi kelompok rentan—seperti lansia dan warga berkebutuhan khusus—harus menjadi pertimbangan utama sebelum kebijakan diterapkan.

“Demokrasi harus adil dan merata. Jika e-voting diterapkan tanpa mitigasi risiko terhadap mereka yang gagap teknologi atau tinggal di zona blank spot, kita justru berpotensi mendiskualifikasi hak pilih sebagian warga. Kami akan mendorong pemerintah daerah untuk memastikan tidak ada warga yang tertinggal sebelum sistem ini diimplementasikan secara penuh,” tegasnya.

Ke depan, Apdesi KBB di bawah kepemimpinan Diki bertekad memposisikan diri bukan hanya sebagai organisasi profesi, melainkan sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten Bandung Barat. Organisasi ini akan mengawal kebijakan agar tepat sasaran di tingkat desa, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan potensi lokal masing-masing desa.

Langkah konkret pertama yang akan segera dilakukan adalah penyusunan struktur kepengurusan yang lengkap dan solid, diharapkan menjadi motor penggerak terwujudnya desa-desa yang mandiri, maju, dan sejahtera di Kabupaten Bandung Barat dalam lima tahun ke depan. (d)

Via headlinne
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama Tak ada hasil yang ditemukan
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Ads Single Post 4

 


Hari Raya Idul Fitri 1447H/2026 M

Hari Raya Idul Fitri 1447H/2026 M

Ucapan Hari Raya Idul Fitri

Ucapan Hari Raya Idul Fitri

Ucapan Pemkot Cimahi HUT RI Ke - 80

Ucapan Pemkot Cimahi HUT RI Ke - 80

HUT Kota Cimahi

HUT Kota Cimahi

UCAPAN SELAMAT IDUL FITRI 1446 H

UCAPAN SELAMAT IDUL FITRI 1446 H

UCAPAN NUZULUL QUR,AN

UCAPAN NUZULUL QUR,AN

HPN 2025

HPN 2025

ucapan tahiun baru 2025

ucapan tahiun baru 2025

ucapan tahun baru 2025

ucapan tahun baru 2025

Ucapan HUT RI Ke-79

Ucapan HUT RI Ke-79

HUT KOTA CIMAHI KE - 23

HUT KOTA CIMAHI KE - 23

HUT KOTA CIMAHI KE - 23

HUT KOTA CIMAHI KE - 23

Ucapan Hari Raya Idul Fitri 1445H

Ucapan Hari Raya Idul Fitri 1445H

Produk Hukum Kota Cimahi Terbaru

Produk Hukum Kota Cimahi Terbaru

Selamat Hari Pers Nasional (HPN) 2024


 

PIGUR BANGSA

 


IKLAN

 


Featured Post

H. Diki Rohani Pimpin Apdesi KBB Periode 2026–2031, Usung Visi Ekonomi Digital dan Inklusivitas Desa

Penulis : Dudy Iskandar- September 09, 2026 0
H. Diki Rohani Pimpin Apdesi KBB Periode 2026–2031, Usung Visi Ekonomi Digital dan Inklusivitas Desa
SRIKANDIPOST, KAB. BANDUNG BARAT,— Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Bandung Barat (KBB) resmi memiliki pemimpin baru untuk periode…

Most Popular

Pj. WALI KOTA CIMAHI: BERSATU DAN BERKOLABORASI UNTUK CIMAHI CAMPERNIK 2045

Pj. WALI KOTA CIMAHI: BERSATU DAN BERKOLABORASI UNTUK CIMAHI CAMPERNIK 2045

Agustus 22, 2024
DPRD dan Pemkab Bandung Barat Resmi Sepakati KUA-PPAS 2027, Penataan Aset dan Transportasi Jadi Prioritas Utama

DPRD dan Pemkab Bandung Barat Resmi Sepakati KUA-PPAS 2027, Penataan Aset dan Transportasi Jadi Prioritas Utama

Agustus 31, 2026
Pemkab Bandung Barat Resmi Melepas Ekspor Kopi Tangkuban Perahu, 4 Ton Kopi Lembang Menuju Arab Saudi   BANDUNG BARAT, Sabtu 29 Agustus 2026 — Pemerintah Kabupaten Bandung Barat secara resmi melepas ekspor produk unggulan kopi Tangkuban Perahu hasil bumi lokal dari Lembang pada Sabtu (29/8/2026). Kegiatan pelepasan ekspor ini menjadi bukti nyata meningkatnya kualitas produk pertanian dan UMKM Bandung Barat yang kini mampu menembus pasar internasional.   Acara berlangsung dengan khidmat dan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Bandung Barat, H. Asep Ismail, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bandung Barat, Lukman Hakim, Kepala Bea Cukai Provinsi Bandung, Sutikno beserta jajaran, Camat Lembang, Bambang Eko, para pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perwakilan Bank Indonesia Cabang Bandung, Jawa Barat.   Kegiatan diawali dengan sambutan sekaligus paparan dari Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Lukman Hakim, yang menjelaskan persiapan hingga proses pelepasan ekspor kopi asal Lembang. Dilanjutkan dengan pemaparan oleh pengusaha kopi lokal dari Cibodas, Lembang, yang memaparkan seluruh rangkaian proses mulai dari penanaman bibit kopi hingga masa panen, serta pengolahan pasca-panen hingga menjadi produk siap ekspor.   Produk kopi Tangkuban Perahu ini kini resmi menembus pasar luar negeri, antara lain ke Amerika Serikat, Eropa, dan Timur Tengah, salah satunya Arab Saudi. Produk unggulan UMKM Bandung Barat ini dinilai memiliki kualitas yang sangat baik, bahkan telah meraih prestasi Juara 1 di tingkat nasional dan siap menjadi produk unggulan Jawa Barat sekaligus mendunia.   Salah satu varian unggulan yang diekspor adalah Tona's Coffee, berupa kopi Arabika dengan merek tetap mempertahankan nama legendaris Coffee Arjuna, yang telah berdiri sejak tahun 2008.   Wakil Bupati Bandung Barat, H. Asep Ismail, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi. "Kehadiran saya di hari libur ini mewakili Bupati Bandung Barat, Jeje Ricis Ismail, untuk melepas ekspor kopi dari petani Lembang, tepatnya dari Cibodas. Tonase yang dikirimkan sebanyak 4 ton menuju Arab Saudi. Ini sesuatu yang sangat membanggakan bagi kami, terutama pasar baru di kawasan Timur Tengah. Mudah-mudahan ke depannya produk ini terus berkembang dan tahun depan bisa menembus pasar Jepang. Terima kasih kepada Bea Cukai Provinsi atas dukungan dan kemudahan bagi UMKM Bandung Barat," ujar Wabup H. Asep Ismail.   Perwakilan Bank Indonesia Cabang Bandung, Muslimin Anwar, menyampaikan dukungan penuh lembaganya terhadap pengembangan UMKM agar mampu naik kelas. "Ekspor merupakan kelas tertinggi dari pembinaan UMKM. Kami membina UMKM melalui program terstruktur, salah satunya Export Coaching berdurasi 3–8 bulan agar pelaku usaha benar-benar memahami proses produksi hingga mekanisme ekspor. Dukungan pendampingan dan fasilitasi terus kami berikan. Alhamdulillah, hari ini salah satu hasilnya terwujud — kopi Arjuna atau Tona's Coffee berhasil diekspor ke Arab Saudi. Ini bukan hanya kerja Bank Indonesia, melainkan sinergi bersama Pemkab Bandung Barat, Bea Cukai, dan seluruh pihak yang bersinergi mendorong UMKM terus melangkah ke pasar global," tegasnya.   Sementara itu, Kepala Bea Cukai Bandung, Sutikno, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus mendukung penuh para pelaku UMKM di seluruh wilayah agar produk lokal dapat dengan mudah menembus pasar internasional melalui pelayanan dan kemudahan proses kepabeanan yang diperlukan.   Dengan terselenggaranya pelepasan ekspor ini, diharapkan semakin membangkitkan semangat petani dan pelaku usaha di Bandung Barat untuk terus meningkatkan kualitas produk, sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Bandung Barat sebagai salah satu sentra penghasil kopi berkualitas nasional yang mendunia.pp

Pemkab Bandung Barat Resmi Melepas Ekspor Kopi Tangkuban Perahu, 4 Ton Kopi Lembang Menuju Arab Saudi BANDUNG BARAT, Sabtu 29 Agustus 2026 — Pemerintah Kabupaten Bandung Barat secara resmi melepas ekspor produk unggulan kopi Tangkuban Perahu hasil bumi lokal dari Lembang pada Sabtu (29/8/2026). Kegiatan pelepasan ekspor ini menjadi bukti nyata meningkatnya kualitas produk pertanian dan UMKM Bandung Barat yang kini mampu menembus pasar internasional. Acara berlangsung dengan khidmat dan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Bandung Barat, H. Asep Ismail, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bandung Barat, Lukman Hakim, Kepala Bea Cukai Provinsi Bandung, Sutikno beserta jajaran, Camat Lembang, Bambang Eko, para pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perwakilan Bank Indonesia Cabang Bandung, Jawa Barat. Kegiatan diawali dengan sambutan sekaligus paparan dari Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Lukman Hakim, yang menjelaskan persiapan hingga proses pelepasan ekspor kopi asal Lembang. Dilanjutkan dengan pemaparan oleh pengusaha kopi lokal dari Cibodas, Lembang, yang memaparkan seluruh rangkaian proses mulai dari penanaman bibit kopi hingga masa panen, serta pengolahan pasca-panen hingga menjadi produk siap ekspor. Produk kopi Tangkuban Perahu ini kini resmi menembus pasar luar negeri, antara lain ke Amerika Serikat, Eropa, dan Timur Tengah, salah satunya Arab Saudi. Produk unggulan UMKM Bandung Barat ini dinilai memiliki kualitas yang sangat baik, bahkan telah meraih prestasi Juara 1 di tingkat nasional dan siap menjadi produk unggulan Jawa Barat sekaligus mendunia. Salah satu varian unggulan yang diekspor adalah Tona's Coffee, berupa kopi Arabika dengan merek tetap mempertahankan nama legendaris Coffee Arjuna, yang telah berdiri sejak tahun 2008. Wakil Bupati Bandung Barat, H. Asep Ismail, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi. "Kehadiran saya di hari libur ini mewakili Bupati Bandung Barat, Jeje Ricis Ismail, untuk melepas ekspor kopi dari petani Lembang, tepatnya dari Cibodas. Tonase yang dikirimkan sebanyak 4 ton menuju Arab Saudi. Ini sesuatu yang sangat membanggakan bagi kami, terutama pasar baru di kawasan Timur Tengah. Mudah-mudahan ke depannya produk ini terus berkembang dan tahun depan bisa menembus pasar Jepang. Terima kasih kepada Bea Cukai Provinsi atas dukungan dan kemudahan bagi UMKM Bandung Barat," ujar Wabup H. Asep Ismail. Perwakilan Bank Indonesia Cabang Bandung, Muslimin Anwar, menyampaikan dukungan penuh lembaganya terhadap pengembangan UMKM agar mampu naik kelas. "Ekspor merupakan kelas tertinggi dari pembinaan UMKM. Kami membina UMKM melalui program terstruktur, salah satunya Export Coaching berdurasi 3–8 bulan agar pelaku usaha benar-benar memahami proses produksi hingga mekanisme ekspor. Dukungan pendampingan dan fasilitasi terus kami berikan. Alhamdulillah, hari ini salah satu hasilnya terwujud — kopi Arjuna atau Tona's Coffee berhasil diekspor ke Arab Saudi. Ini bukan hanya kerja Bank Indonesia, melainkan sinergi bersama Pemkab Bandung Barat, Bea Cukai, dan seluruh pihak yang bersinergi mendorong UMKM terus melangkah ke pasar global," tegasnya. Sementara itu, Kepala Bea Cukai Bandung, Sutikno, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus mendukung penuh para pelaku UMKM di seluruh wilayah agar produk lokal dapat dengan mudah menembus pasar internasional melalui pelayanan dan kemudahan proses kepabeanan yang diperlukan. Dengan terselenggaranya pelepasan ekspor ini, diharapkan semakin membangkitkan semangat petani dan pelaku usaha di Bandung Barat untuk terus meningkatkan kualitas produk, sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Bandung Barat sebagai salah satu sentra penghasil kopi berkualitas nasional yang mendunia.pp

Agustus 29, 2026

Kelompok Kerja Jurnalis Nasional

Kelompok Kerja Jurnalis Nasional

Editor Post

Januari 01, 2025
berita kehilangan stnk motor

berita kehilangan stnk motor

Juni 03, 2025
MEDIZAA Menggelar Kegiatan Bantuan Kemanusiaan Media Bagi Masyarakat Cihanjuang

MEDIZAA Menggelar Kegiatan Bantuan Kemanusiaan Media Bagi Masyarakat Cihanjuang

Juni 26, 2023

Popular Post

Pj. WALI KOTA CIMAHI: BERSATU DAN BERKOLABORASI UNTUK CIMAHI CAMPERNIK 2045

Pj. WALI KOTA CIMAHI: BERSATU DAN BERKOLABORASI UNTUK CIMAHI CAMPERNIK 2045

Agustus 22, 2024
DPRD dan Pemkab Bandung Barat Resmi Sepakati KUA-PPAS 2027, Penataan Aset dan Transportasi Jadi Prioritas Utama

DPRD dan Pemkab Bandung Barat Resmi Sepakati KUA-PPAS 2027, Penataan Aset dan Transportasi Jadi Prioritas Utama

Agustus 31, 2026
Pemkab Bandung Barat Resmi Melepas Ekspor Kopi Tangkuban Perahu, 4 Ton Kopi Lembang Menuju Arab Saudi   BANDUNG BARAT, Sabtu 29 Agustus 2026 — Pemerintah Kabupaten Bandung Barat secara resmi melepas ekspor produk unggulan kopi Tangkuban Perahu hasil bumi lokal dari Lembang pada Sabtu (29/8/2026). Kegiatan pelepasan ekspor ini menjadi bukti nyata meningkatnya kualitas produk pertanian dan UMKM Bandung Barat yang kini mampu menembus pasar internasional.   Acara berlangsung dengan khidmat dan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Bandung Barat, H. Asep Ismail, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bandung Barat, Lukman Hakim, Kepala Bea Cukai Provinsi Bandung, Sutikno beserta jajaran, Camat Lembang, Bambang Eko, para pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perwakilan Bank Indonesia Cabang Bandung, Jawa Barat.   Kegiatan diawali dengan sambutan sekaligus paparan dari Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Lukman Hakim, yang menjelaskan persiapan hingga proses pelepasan ekspor kopi asal Lembang. Dilanjutkan dengan pemaparan oleh pengusaha kopi lokal dari Cibodas, Lembang, yang memaparkan seluruh rangkaian proses mulai dari penanaman bibit kopi hingga masa panen, serta pengolahan pasca-panen hingga menjadi produk siap ekspor.   Produk kopi Tangkuban Perahu ini kini resmi menembus pasar luar negeri, antara lain ke Amerika Serikat, Eropa, dan Timur Tengah, salah satunya Arab Saudi. Produk unggulan UMKM Bandung Barat ini dinilai memiliki kualitas yang sangat baik, bahkan telah meraih prestasi Juara 1 di tingkat nasional dan siap menjadi produk unggulan Jawa Barat sekaligus mendunia.   Salah satu varian unggulan yang diekspor adalah Tona's Coffee, berupa kopi Arabika dengan merek tetap mempertahankan nama legendaris Coffee Arjuna, yang telah berdiri sejak tahun 2008.   Wakil Bupati Bandung Barat, H. Asep Ismail, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi. "Kehadiran saya di hari libur ini mewakili Bupati Bandung Barat, Jeje Ricis Ismail, untuk melepas ekspor kopi dari petani Lembang, tepatnya dari Cibodas. Tonase yang dikirimkan sebanyak 4 ton menuju Arab Saudi. Ini sesuatu yang sangat membanggakan bagi kami, terutama pasar baru di kawasan Timur Tengah. Mudah-mudahan ke depannya produk ini terus berkembang dan tahun depan bisa menembus pasar Jepang. Terima kasih kepada Bea Cukai Provinsi atas dukungan dan kemudahan bagi UMKM Bandung Barat," ujar Wabup H. Asep Ismail.   Perwakilan Bank Indonesia Cabang Bandung, Muslimin Anwar, menyampaikan dukungan penuh lembaganya terhadap pengembangan UMKM agar mampu naik kelas. "Ekspor merupakan kelas tertinggi dari pembinaan UMKM. Kami membina UMKM melalui program terstruktur, salah satunya Export Coaching berdurasi 3–8 bulan agar pelaku usaha benar-benar memahami proses produksi hingga mekanisme ekspor. Dukungan pendampingan dan fasilitasi terus kami berikan. Alhamdulillah, hari ini salah satu hasilnya terwujud — kopi Arjuna atau Tona's Coffee berhasil diekspor ke Arab Saudi. Ini bukan hanya kerja Bank Indonesia, melainkan sinergi bersama Pemkab Bandung Barat, Bea Cukai, dan seluruh pihak yang bersinergi mendorong UMKM terus melangkah ke pasar global," tegasnya.   Sementara itu, Kepala Bea Cukai Bandung, Sutikno, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus mendukung penuh para pelaku UMKM di seluruh wilayah agar produk lokal dapat dengan mudah menembus pasar internasional melalui pelayanan dan kemudahan proses kepabeanan yang diperlukan.   Dengan terselenggaranya pelepasan ekspor ini, diharapkan semakin membangkitkan semangat petani dan pelaku usaha di Bandung Barat untuk terus meningkatkan kualitas produk, sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Bandung Barat sebagai salah satu sentra penghasil kopi berkualitas nasional yang mendunia.pp

Pemkab Bandung Barat Resmi Melepas Ekspor Kopi Tangkuban Perahu, 4 Ton Kopi Lembang Menuju Arab Saudi BANDUNG BARAT, Sabtu 29 Agustus 2026 — Pemerintah Kabupaten Bandung Barat secara resmi melepas ekspor produk unggulan kopi Tangkuban Perahu hasil bumi lokal dari Lembang pada Sabtu (29/8/2026). Kegiatan pelepasan ekspor ini menjadi bukti nyata meningkatnya kualitas produk pertanian dan UMKM Bandung Barat yang kini mampu menembus pasar internasional. Acara berlangsung dengan khidmat dan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Bandung Barat, H. Asep Ismail, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bandung Barat, Lukman Hakim, Kepala Bea Cukai Provinsi Bandung, Sutikno beserta jajaran, Camat Lembang, Bambang Eko, para pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perwakilan Bank Indonesia Cabang Bandung, Jawa Barat. Kegiatan diawali dengan sambutan sekaligus paparan dari Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Lukman Hakim, yang menjelaskan persiapan hingga proses pelepasan ekspor kopi asal Lembang. Dilanjutkan dengan pemaparan oleh pengusaha kopi lokal dari Cibodas, Lembang, yang memaparkan seluruh rangkaian proses mulai dari penanaman bibit kopi hingga masa panen, serta pengolahan pasca-panen hingga menjadi produk siap ekspor. Produk kopi Tangkuban Perahu ini kini resmi menembus pasar luar negeri, antara lain ke Amerika Serikat, Eropa, dan Timur Tengah, salah satunya Arab Saudi. Produk unggulan UMKM Bandung Barat ini dinilai memiliki kualitas yang sangat baik, bahkan telah meraih prestasi Juara 1 di tingkat nasional dan siap menjadi produk unggulan Jawa Barat sekaligus mendunia. Salah satu varian unggulan yang diekspor adalah Tona's Coffee, berupa kopi Arabika dengan merek tetap mempertahankan nama legendaris Coffee Arjuna, yang telah berdiri sejak tahun 2008. Wakil Bupati Bandung Barat, H. Asep Ismail, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi. "Kehadiran saya di hari libur ini mewakili Bupati Bandung Barat, Jeje Ricis Ismail, untuk melepas ekspor kopi dari petani Lembang, tepatnya dari Cibodas. Tonase yang dikirimkan sebanyak 4 ton menuju Arab Saudi. Ini sesuatu yang sangat membanggakan bagi kami, terutama pasar baru di kawasan Timur Tengah. Mudah-mudahan ke depannya produk ini terus berkembang dan tahun depan bisa menembus pasar Jepang. Terima kasih kepada Bea Cukai Provinsi atas dukungan dan kemudahan bagi UMKM Bandung Barat," ujar Wabup H. Asep Ismail. Perwakilan Bank Indonesia Cabang Bandung, Muslimin Anwar, menyampaikan dukungan penuh lembaganya terhadap pengembangan UMKM agar mampu naik kelas. "Ekspor merupakan kelas tertinggi dari pembinaan UMKM. Kami membina UMKM melalui program terstruktur, salah satunya Export Coaching berdurasi 3–8 bulan agar pelaku usaha benar-benar memahami proses produksi hingga mekanisme ekspor. Dukungan pendampingan dan fasilitasi terus kami berikan. Alhamdulillah, hari ini salah satu hasilnya terwujud — kopi Arjuna atau Tona's Coffee berhasil diekspor ke Arab Saudi. Ini bukan hanya kerja Bank Indonesia, melainkan sinergi bersama Pemkab Bandung Barat, Bea Cukai, dan seluruh pihak yang bersinergi mendorong UMKM terus melangkah ke pasar global," tegasnya. Sementara itu, Kepala Bea Cukai Bandung, Sutikno, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus mendukung penuh para pelaku UMKM di seluruh wilayah agar produk lokal dapat dengan mudah menembus pasar internasional melalui pelayanan dan kemudahan proses kepabeanan yang diperlukan. Dengan terselenggaranya pelepasan ekspor ini, diharapkan semakin membangkitkan semangat petani dan pelaku usaha di Bandung Barat untuk terus meningkatkan kualitas produk, sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Bandung Barat sebagai salah satu sentra penghasil kopi berkualitas nasional yang mendunia.pp

Agustus 29, 2026

Populart Categoris

  • Health & Fitness237
srikandipost.com

About Us

Viospaper Pro Blogspot Theme is your news, entertainment, music fashion Blog. We provide you with the latest breaking news and videos straight from the entertainment industry.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

© Newspaper Blogger Theme by Srikandi Post.COM
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us