• Sign in / Join
  • Blog
  • Forums
  • Buy Now!
srikandipost.com
Buy template blogger

Mega Menu

  • Home
  • REDAKSI
  • Pendidikan
  • TNI
  • Polri
  • Kriminal
  • Fashion
    • All
    • LifeStyle
    • Sosial Media
    • Woman
    • Health & Fitness
  • Politik
    • Video
  • Lifestyle
  • Video
  • Kabar Daerah
    • Berita - KBB
    • Berita - Cimahi
    • Berita - Bandung
    • Berita - Soreang
    • Berita - Kota Cianjur
    • Berita - Kota Sukabumi
    • Berita - Kab Bekasi
    • Berita - Kab Bogor
    • Berita - Kab Ciamis
    • Berita - Kab Cianjur
    • Berita - Kab Cirebon
    • Berita - Kab Garut
    • Berita - Kab Indramayu
    • Berita - Kota Bogor
    • ChangelogNew
srikandipost.com
Telusuri
Beranda headline headlinne headlinnel Health & Fitness KBB Pj. Bupati Arsan Latif Belusukan, Tidak Hanya Mengandalkan Data Saja Tapi Juga Harus Terjun Langsung Ke Lapangan Terkait Penanggulangan Stunting Di KBB
headline headlinne headlinnel Health & Fitness KBB

Pj. Bupati Arsan Latif Belusukan, Tidak Hanya Mengandalkan Data Saja Tapi Juga Harus Terjun Langsung Ke Lapangan Terkait Penanggulangan Stunting Di KBB

Penulis : Dudy Iskandar
Penulis : Dudy Iskandar
15 Okt, 2023 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

foto dokumentasi Prokompim KBB

SRIKANDIPOST.COM, KAB. BANDUNG BARAT,- Menindaklanjuti hasil Rembuk Stunting tingkat Kabupaten Bandung Barat beberapa hari lalu, Pj. Bupati Bandung Barat, Arsan Latif langsung melakukan inventarisir data stunting hingga ke tingkat kecamatan. 

"Saya ingin menginventarisir langsung ke lapangan. Karena stunting merupakan permasalahan serius yang harus cepat ditanggulangi, sehingga tidak dapat hanya mengandalkan data saja, tetapi juga harus terjun langsung ke lapangan," katanya Rapat Koordinasi Penanggulangan Stunting di Kecamatan Cikalong, Sabtu (14/10).

foto dokumentasi Prokompim KBB

Inventarisir lapangan tersebut dilakukan semata-mata untuk memastikan berbagai intervensi program dan kebijakan yang dilakukan Pemerintah Daerah (Pemda) agar lebih tepat sasaran dengan melibatkan Pemerintah Desa, Kabupaten dan Provinsi.

Arsan menuturkan bahwa dirinya ingin mendapatkan solusi yang lebih spesifik dalam menangani permasalahan ini yang dimulai dari pemenuhan kebutuhan perut masyarakat.

"Jika sudah diperoleh data konkret dari seluruh kecamatan, rencananya minggu depan kami sepakat akan segera mengambil langkah-langkah untuk mempercepat penanggulangan stunting di Kabupaten Bandung Barat," tuturnya. 

Selain memperoleh data spesifik terkait stunting ditiap kecamatan, Arsan juga ingin melakukan inventarisir kebutuhan apa saja yang dibutuhkan balita usia 0 - 59 bulan agar terhindar dari resiko stunting sebagaimana dijelaskan pada Peraturan Presiden No. 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.

"Target dan harapan utamanya adalah terwujudnya New Zero Stunting pada Tahun 2024 sebagaimana yang telah ditargetkan Presiden Jokowi, sehingga akan lahir generasi penerus bangsa yang sehat dan berkualitas," harapnya.

Dari kunjungannya ke beberapa kecamatan pada 2 hari terakhir, diperoleh beberapa langkah penting yang diharapkan dapat mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Bandung Barat.

Diantaranya melakukan kunjungan langsung (Home Visit) kepada balita yang dinilai beresiko stunting, melakukan pendampingan termasuk melakukan sosialisasi lebih lanjut tentang stunting,

Pendampingan ibu hamil yang beresiko melahirkan bayi stunting, memfasilitasi kepemilihan BPJS bagi masyarakat kurang mampu hingga memberikan edukasi dan bimbingan pra nikah bagi para calon pengantin, sehingga dapat meminimalisir resiko stunting.

"Saya meminta seluruh data stunting di "Cut Off" per tgl 20 september 2023 untuk melihat sejauh mana progres kinerja saya dalam melakukan penanggulangan stunting di Kabupaten Bandung Barat.  Dan saya akan mengevaluasi dan melaporkannya langsung ke Presiden melalui Mendagri setiap 3 bulan," tegasnya.(DI)

Via headline
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Ads Single Post 4

 


Hari Raya Idul Fitri 1447H/2026 M

Hari Raya Idul Fitri 1447H/2026 M

Ucapan Hari Raya Idul Fitri

Ucapan Hari Raya Idul Fitri

Ucapan Pemkot Cimahi HUT RI Ke - 80

Ucapan Pemkot Cimahi HUT RI Ke - 80

HUT Kota Cimahi

HUT Kota Cimahi

UCAPAN SELAMAT IDUL FITRI 1446 H

UCAPAN SELAMAT IDUL FITRI 1446 H

UCAPAN NUZULUL QUR,AN

UCAPAN NUZULUL QUR,AN

HPN 2025

HPN 2025

ucapan tahiun baru 2025

ucapan tahiun baru 2025

ucapan tahun baru 2025

ucapan tahun baru 2025

Ucapan HUT RI Ke-79

Ucapan HUT RI Ke-79

HUT KOTA CIMAHI KE - 23

HUT KOTA CIMAHI KE - 23

HUT KOTA CIMAHI KE - 23

HUT KOTA CIMAHI KE - 23

Ucapan Hari Raya Idul Fitri 1445H

Ucapan Hari Raya Idul Fitri 1445H

Produk Hukum Kota Cimahi Terbaru

Produk Hukum Kota Cimahi Terbaru

Selamat Hari Pers Nasional (HPN) 2024


 

PIGUR BANGSA

 


IKLAN

 


Featured Post

Bulog Bagikan Beras kepada 598 Penerima Manfaat di Desa Sukatani KBB

Penulis : Dudy Iskandar- September 11, 2026 0
Bulog Bagikan  Beras kepada 598 Penerima Manfaat di Desa Sukatani KBB
SRIKANDIPOST, KAB. BANDUNG BARAT, — Perum Bulog melaksanakan penyaluran bantuan pangan pemerintah untuk periode tiga bulan, mencakup alokasi Juli, Agustus, hin…

Most Popular

Pj. WALI KOTA CIMAHI: BERSATU DAN BERKOLABORASI UNTUK CIMAHI CAMPERNIK 2045

Pj. WALI KOTA CIMAHI: BERSATU DAN BERKOLABORASI UNTUK CIMAHI CAMPERNIK 2045

Agustus 22, 2024
Satpol PP & Dinas PUTR Bongkar 16 BANGLI di Padalarang,  Dan Tidak Ada Dana Kompensasi

Satpol PP & Dinas PUTR Bongkar 16 BANGLI di Padalarang, Dan Tidak Ada Dana Kompensasi

Agustus 30, 2026
Pemkab Bandung Barat Resmi Melepas Ekspor Kopi Tangkuban Perahu, 4 Ton Kopi Lembang Menuju Arab Saudi   BANDUNG BARAT, Sabtu 29 Agustus 2026 — Pemerintah Kabupaten Bandung Barat secara resmi melepas ekspor produk unggulan kopi Tangkuban Perahu hasil bumi lokal dari Lembang pada Sabtu (29/8/2026). Kegiatan pelepasan ekspor ini menjadi bukti nyata meningkatnya kualitas produk pertanian dan UMKM Bandung Barat yang kini mampu menembus pasar internasional.   Acara berlangsung dengan khidmat dan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Bandung Barat, H. Asep Ismail, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bandung Barat, Lukman Hakim, Kepala Bea Cukai Provinsi Bandung, Sutikno beserta jajaran, Camat Lembang, Bambang Eko, para pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perwakilan Bank Indonesia Cabang Bandung, Jawa Barat.   Kegiatan diawali dengan sambutan sekaligus paparan dari Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Lukman Hakim, yang menjelaskan persiapan hingga proses pelepasan ekspor kopi asal Lembang. Dilanjutkan dengan pemaparan oleh pengusaha kopi lokal dari Cibodas, Lembang, yang memaparkan seluruh rangkaian proses mulai dari penanaman bibit kopi hingga masa panen, serta pengolahan pasca-panen hingga menjadi produk siap ekspor.   Produk kopi Tangkuban Perahu ini kini resmi menembus pasar luar negeri, antara lain ke Amerika Serikat, Eropa, dan Timur Tengah, salah satunya Arab Saudi. Produk unggulan UMKM Bandung Barat ini dinilai memiliki kualitas yang sangat baik, bahkan telah meraih prestasi Juara 1 di tingkat nasional dan siap menjadi produk unggulan Jawa Barat sekaligus mendunia.   Salah satu varian unggulan yang diekspor adalah Tona's Coffee, berupa kopi Arabika dengan merek tetap mempertahankan nama legendaris Coffee Arjuna, yang telah berdiri sejak tahun 2008.   Wakil Bupati Bandung Barat, H. Asep Ismail, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi. "Kehadiran saya di hari libur ini mewakili Bupati Bandung Barat, Jeje Ricis Ismail, untuk melepas ekspor kopi dari petani Lembang, tepatnya dari Cibodas. Tonase yang dikirimkan sebanyak 4 ton menuju Arab Saudi. Ini sesuatu yang sangat membanggakan bagi kami, terutama pasar baru di kawasan Timur Tengah. Mudah-mudahan ke depannya produk ini terus berkembang dan tahun depan bisa menembus pasar Jepang. Terima kasih kepada Bea Cukai Provinsi atas dukungan dan kemudahan bagi UMKM Bandung Barat," ujar Wabup H. Asep Ismail.   Perwakilan Bank Indonesia Cabang Bandung, Muslimin Anwar, menyampaikan dukungan penuh lembaganya terhadap pengembangan UMKM agar mampu naik kelas. "Ekspor merupakan kelas tertinggi dari pembinaan UMKM. Kami membina UMKM melalui program terstruktur, salah satunya Export Coaching berdurasi 3–8 bulan agar pelaku usaha benar-benar memahami proses produksi hingga mekanisme ekspor. Dukungan pendampingan dan fasilitasi terus kami berikan. Alhamdulillah, hari ini salah satu hasilnya terwujud — kopi Arjuna atau Tona's Coffee berhasil diekspor ke Arab Saudi. Ini bukan hanya kerja Bank Indonesia, melainkan sinergi bersama Pemkab Bandung Barat, Bea Cukai, dan seluruh pihak yang bersinergi mendorong UMKM terus melangkah ke pasar global," tegasnya.   Sementara itu, Kepala Bea Cukai Bandung, Sutikno, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus mendukung penuh para pelaku UMKM di seluruh wilayah agar produk lokal dapat dengan mudah menembus pasar internasional melalui pelayanan dan kemudahan proses kepabeanan yang diperlukan.   Dengan terselenggaranya pelepasan ekspor ini, diharapkan semakin membangkitkan semangat petani dan pelaku usaha di Bandung Barat untuk terus meningkatkan kualitas produk, sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Bandung Barat sebagai salah satu sentra penghasil kopi berkualitas nasional yang mendunia.pp

Pemkab Bandung Barat Resmi Melepas Ekspor Kopi Tangkuban Perahu, 4 Ton Kopi Lembang Menuju Arab Saudi BANDUNG BARAT, Sabtu 29 Agustus 2026 — Pemerintah Kabupaten Bandung Barat secara resmi melepas ekspor produk unggulan kopi Tangkuban Perahu hasil bumi lokal dari Lembang pada Sabtu (29/8/2026). Kegiatan pelepasan ekspor ini menjadi bukti nyata meningkatnya kualitas produk pertanian dan UMKM Bandung Barat yang kini mampu menembus pasar internasional. Acara berlangsung dengan khidmat dan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Bandung Barat, H. Asep Ismail, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bandung Barat, Lukman Hakim, Kepala Bea Cukai Provinsi Bandung, Sutikno beserta jajaran, Camat Lembang, Bambang Eko, para pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perwakilan Bank Indonesia Cabang Bandung, Jawa Barat. Kegiatan diawali dengan sambutan sekaligus paparan dari Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Lukman Hakim, yang menjelaskan persiapan hingga proses pelepasan ekspor kopi asal Lembang. Dilanjutkan dengan pemaparan oleh pengusaha kopi lokal dari Cibodas, Lembang, yang memaparkan seluruh rangkaian proses mulai dari penanaman bibit kopi hingga masa panen, serta pengolahan pasca-panen hingga menjadi produk siap ekspor. Produk kopi Tangkuban Perahu ini kini resmi menembus pasar luar negeri, antara lain ke Amerika Serikat, Eropa, dan Timur Tengah, salah satunya Arab Saudi. Produk unggulan UMKM Bandung Barat ini dinilai memiliki kualitas yang sangat baik, bahkan telah meraih prestasi Juara 1 di tingkat nasional dan siap menjadi produk unggulan Jawa Barat sekaligus mendunia. Salah satu varian unggulan yang diekspor adalah Tona's Coffee, berupa kopi Arabika dengan merek tetap mempertahankan nama legendaris Coffee Arjuna, yang telah berdiri sejak tahun 2008. Wakil Bupati Bandung Barat, H. Asep Ismail, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi. "Kehadiran saya di hari libur ini mewakili Bupati Bandung Barat, Jeje Ricis Ismail, untuk melepas ekspor kopi dari petani Lembang, tepatnya dari Cibodas. Tonase yang dikirimkan sebanyak 4 ton menuju Arab Saudi. Ini sesuatu yang sangat membanggakan bagi kami, terutama pasar baru di kawasan Timur Tengah. Mudah-mudahan ke depannya produk ini terus berkembang dan tahun depan bisa menembus pasar Jepang. Terima kasih kepada Bea Cukai Provinsi atas dukungan dan kemudahan bagi UMKM Bandung Barat," ujar Wabup H. Asep Ismail. Perwakilan Bank Indonesia Cabang Bandung, Muslimin Anwar, menyampaikan dukungan penuh lembaganya terhadap pengembangan UMKM agar mampu naik kelas. "Ekspor merupakan kelas tertinggi dari pembinaan UMKM. Kami membina UMKM melalui program terstruktur, salah satunya Export Coaching berdurasi 3–8 bulan agar pelaku usaha benar-benar memahami proses produksi hingga mekanisme ekspor. Dukungan pendampingan dan fasilitasi terus kami berikan. Alhamdulillah, hari ini salah satu hasilnya terwujud — kopi Arjuna atau Tona's Coffee berhasil diekspor ke Arab Saudi. Ini bukan hanya kerja Bank Indonesia, melainkan sinergi bersama Pemkab Bandung Barat, Bea Cukai, dan seluruh pihak yang bersinergi mendorong UMKM terus melangkah ke pasar global," tegasnya. Sementara itu, Kepala Bea Cukai Bandung, Sutikno, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus mendukung penuh para pelaku UMKM di seluruh wilayah agar produk lokal dapat dengan mudah menembus pasar internasional melalui pelayanan dan kemudahan proses kepabeanan yang diperlukan. Dengan terselenggaranya pelepasan ekspor ini, diharapkan semakin membangkitkan semangat petani dan pelaku usaha di Bandung Barat untuk terus meningkatkan kualitas produk, sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Bandung Barat sebagai salah satu sentra penghasil kopi berkualitas nasional yang mendunia.pp

Agustus 29, 2026

Kelompok Kerja Jurnalis Nasional

Kelompok Kerja Jurnalis Nasional

Editor Post

Januari 01, 2025
berita kehilangan stnk motor

berita kehilangan stnk motor

Juni 03, 2025
MEDIZAA Menggelar Kegiatan Bantuan Kemanusiaan Media Bagi Masyarakat Cihanjuang

MEDIZAA Menggelar Kegiatan Bantuan Kemanusiaan Media Bagi Masyarakat Cihanjuang

Juni 26, 2023

Popular Post

Pj. WALI KOTA CIMAHI: BERSATU DAN BERKOLABORASI UNTUK CIMAHI CAMPERNIK 2045

Pj. WALI KOTA CIMAHI: BERSATU DAN BERKOLABORASI UNTUK CIMAHI CAMPERNIK 2045

Agustus 22, 2024
Satpol PP & Dinas PUTR Bongkar 16 BANGLI di Padalarang,  Dan Tidak Ada Dana Kompensasi

Satpol PP & Dinas PUTR Bongkar 16 BANGLI di Padalarang, Dan Tidak Ada Dana Kompensasi

Agustus 30, 2026
Pemkab Bandung Barat Resmi Melepas Ekspor Kopi Tangkuban Perahu, 4 Ton Kopi Lembang Menuju Arab Saudi   BANDUNG BARAT, Sabtu 29 Agustus 2026 — Pemerintah Kabupaten Bandung Barat secara resmi melepas ekspor produk unggulan kopi Tangkuban Perahu hasil bumi lokal dari Lembang pada Sabtu (29/8/2026). Kegiatan pelepasan ekspor ini menjadi bukti nyata meningkatnya kualitas produk pertanian dan UMKM Bandung Barat yang kini mampu menembus pasar internasional.   Acara berlangsung dengan khidmat dan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Bandung Barat, H. Asep Ismail, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bandung Barat, Lukman Hakim, Kepala Bea Cukai Provinsi Bandung, Sutikno beserta jajaran, Camat Lembang, Bambang Eko, para pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perwakilan Bank Indonesia Cabang Bandung, Jawa Barat.   Kegiatan diawali dengan sambutan sekaligus paparan dari Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Lukman Hakim, yang menjelaskan persiapan hingga proses pelepasan ekspor kopi asal Lembang. Dilanjutkan dengan pemaparan oleh pengusaha kopi lokal dari Cibodas, Lembang, yang memaparkan seluruh rangkaian proses mulai dari penanaman bibit kopi hingga masa panen, serta pengolahan pasca-panen hingga menjadi produk siap ekspor.   Produk kopi Tangkuban Perahu ini kini resmi menembus pasar luar negeri, antara lain ke Amerika Serikat, Eropa, dan Timur Tengah, salah satunya Arab Saudi. Produk unggulan UMKM Bandung Barat ini dinilai memiliki kualitas yang sangat baik, bahkan telah meraih prestasi Juara 1 di tingkat nasional dan siap menjadi produk unggulan Jawa Barat sekaligus mendunia.   Salah satu varian unggulan yang diekspor adalah Tona's Coffee, berupa kopi Arabika dengan merek tetap mempertahankan nama legendaris Coffee Arjuna, yang telah berdiri sejak tahun 2008.   Wakil Bupati Bandung Barat, H. Asep Ismail, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi. "Kehadiran saya di hari libur ini mewakili Bupati Bandung Barat, Jeje Ricis Ismail, untuk melepas ekspor kopi dari petani Lembang, tepatnya dari Cibodas. Tonase yang dikirimkan sebanyak 4 ton menuju Arab Saudi. Ini sesuatu yang sangat membanggakan bagi kami, terutama pasar baru di kawasan Timur Tengah. Mudah-mudahan ke depannya produk ini terus berkembang dan tahun depan bisa menembus pasar Jepang. Terima kasih kepada Bea Cukai Provinsi atas dukungan dan kemudahan bagi UMKM Bandung Barat," ujar Wabup H. Asep Ismail.   Perwakilan Bank Indonesia Cabang Bandung, Muslimin Anwar, menyampaikan dukungan penuh lembaganya terhadap pengembangan UMKM agar mampu naik kelas. "Ekspor merupakan kelas tertinggi dari pembinaan UMKM. Kami membina UMKM melalui program terstruktur, salah satunya Export Coaching berdurasi 3–8 bulan agar pelaku usaha benar-benar memahami proses produksi hingga mekanisme ekspor. Dukungan pendampingan dan fasilitasi terus kami berikan. Alhamdulillah, hari ini salah satu hasilnya terwujud — kopi Arjuna atau Tona's Coffee berhasil diekspor ke Arab Saudi. Ini bukan hanya kerja Bank Indonesia, melainkan sinergi bersama Pemkab Bandung Barat, Bea Cukai, dan seluruh pihak yang bersinergi mendorong UMKM terus melangkah ke pasar global," tegasnya.   Sementara itu, Kepala Bea Cukai Bandung, Sutikno, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus mendukung penuh para pelaku UMKM di seluruh wilayah agar produk lokal dapat dengan mudah menembus pasar internasional melalui pelayanan dan kemudahan proses kepabeanan yang diperlukan.   Dengan terselenggaranya pelepasan ekspor ini, diharapkan semakin membangkitkan semangat petani dan pelaku usaha di Bandung Barat untuk terus meningkatkan kualitas produk, sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Bandung Barat sebagai salah satu sentra penghasil kopi berkualitas nasional yang mendunia.pp

Pemkab Bandung Barat Resmi Melepas Ekspor Kopi Tangkuban Perahu, 4 Ton Kopi Lembang Menuju Arab Saudi BANDUNG BARAT, Sabtu 29 Agustus 2026 — Pemerintah Kabupaten Bandung Barat secara resmi melepas ekspor produk unggulan kopi Tangkuban Perahu hasil bumi lokal dari Lembang pada Sabtu (29/8/2026). Kegiatan pelepasan ekspor ini menjadi bukti nyata meningkatnya kualitas produk pertanian dan UMKM Bandung Barat yang kini mampu menembus pasar internasional. Acara berlangsung dengan khidmat dan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Bandung Barat, H. Asep Ismail, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bandung Barat, Lukman Hakim, Kepala Bea Cukai Provinsi Bandung, Sutikno beserta jajaran, Camat Lembang, Bambang Eko, para pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perwakilan Bank Indonesia Cabang Bandung, Jawa Barat. Kegiatan diawali dengan sambutan sekaligus paparan dari Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Lukman Hakim, yang menjelaskan persiapan hingga proses pelepasan ekspor kopi asal Lembang. Dilanjutkan dengan pemaparan oleh pengusaha kopi lokal dari Cibodas, Lembang, yang memaparkan seluruh rangkaian proses mulai dari penanaman bibit kopi hingga masa panen, serta pengolahan pasca-panen hingga menjadi produk siap ekspor. Produk kopi Tangkuban Perahu ini kini resmi menembus pasar luar negeri, antara lain ke Amerika Serikat, Eropa, dan Timur Tengah, salah satunya Arab Saudi. Produk unggulan UMKM Bandung Barat ini dinilai memiliki kualitas yang sangat baik, bahkan telah meraih prestasi Juara 1 di tingkat nasional dan siap menjadi produk unggulan Jawa Barat sekaligus mendunia. Salah satu varian unggulan yang diekspor adalah Tona's Coffee, berupa kopi Arabika dengan merek tetap mempertahankan nama legendaris Coffee Arjuna, yang telah berdiri sejak tahun 2008. Wakil Bupati Bandung Barat, H. Asep Ismail, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi. "Kehadiran saya di hari libur ini mewakili Bupati Bandung Barat, Jeje Ricis Ismail, untuk melepas ekspor kopi dari petani Lembang, tepatnya dari Cibodas. Tonase yang dikirimkan sebanyak 4 ton menuju Arab Saudi. Ini sesuatu yang sangat membanggakan bagi kami, terutama pasar baru di kawasan Timur Tengah. Mudah-mudahan ke depannya produk ini terus berkembang dan tahun depan bisa menembus pasar Jepang. Terima kasih kepada Bea Cukai Provinsi atas dukungan dan kemudahan bagi UMKM Bandung Barat," ujar Wabup H. Asep Ismail. Perwakilan Bank Indonesia Cabang Bandung, Muslimin Anwar, menyampaikan dukungan penuh lembaganya terhadap pengembangan UMKM agar mampu naik kelas. "Ekspor merupakan kelas tertinggi dari pembinaan UMKM. Kami membina UMKM melalui program terstruktur, salah satunya Export Coaching berdurasi 3–8 bulan agar pelaku usaha benar-benar memahami proses produksi hingga mekanisme ekspor. Dukungan pendampingan dan fasilitasi terus kami berikan. Alhamdulillah, hari ini salah satu hasilnya terwujud — kopi Arjuna atau Tona's Coffee berhasil diekspor ke Arab Saudi. Ini bukan hanya kerja Bank Indonesia, melainkan sinergi bersama Pemkab Bandung Barat, Bea Cukai, dan seluruh pihak yang bersinergi mendorong UMKM terus melangkah ke pasar global," tegasnya. Sementara itu, Kepala Bea Cukai Bandung, Sutikno, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus mendukung penuh para pelaku UMKM di seluruh wilayah agar produk lokal dapat dengan mudah menembus pasar internasional melalui pelayanan dan kemudahan proses kepabeanan yang diperlukan. Dengan terselenggaranya pelepasan ekspor ini, diharapkan semakin membangkitkan semangat petani dan pelaku usaha di Bandung Barat untuk terus meningkatkan kualitas produk, sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Bandung Barat sebagai salah satu sentra penghasil kopi berkualitas nasional yang mendunia.pp

Agustus 29, 2026

Populart Categoris

  • Health & Fitness237
srikandipost.com

About Us

Viospaper Pro Blogspot Theme is your news, entertainment, music fashion Blog. We provide you with the latest breaking news and videos straight from the entertainment industry.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

© Newspaper Blogger Theme by Srikandi Post.COM
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us