DPC Demokrat KBB Gelar Pendidikan Politik, Perkuat Kader dan Struktur hingga Tingkat RW
SIKANDI POST, KAB. BANDUNG BARAT?,- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Bandung Barat (KBB) menggelar pendidikan politik di Hotel Grand Hani, Jalan Raya Lembang No. 15, Gudangkahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (27/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Dede Yusuf, perwakilan DPD Partai Demokrat Jawa Barat, serta jajaran KPU, Bawaslu, dan Kesbangpol Kabupaten Bandung Barat. Hadir pula aktivis pemuda Bubun Bunyamin, S.H., Ketua Srikandi Partai Demokrat KBB Visa, para ketua PAC dan ranting, serta perwakilan mahasiswa dan pelajar.
Ketua DPC Partai Demokrat KBB, Dr. H. Imam Tunggara, M.Pd., mengatakan pendidikan politik menjadi bagian penting dalam meningkatkan pemahaman kader, khususnya generasi muda, terhadap demokrasi dan peran partai politik di tengah masyarakat.
“Politik tidak semata-mata tentang bagaimana kita memenangkan suara dalam pemilu, tetapi politik harus menjadi sarana agar partai politik dapat menyejahterakan masyarakat,” ujar Imam.
Menurutnya, keterlibatan pelajar dan mahasiswa dalam kegiatan pendidikan politik juga penting agar generasi muda tidak hanya menjadi objek politik, tetapi memahami proses demokrasi serta mampu berpartisipasi secara konstruktif.
Selain pendidikan politik, agenda tersebut dimanfaatkan DPC Demokrat KBB untuk memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat paling bawah. Imam menyebut Kecamatan Ngamprah menjadi salah satu wilayah yang kepengurusan anak rantingnya telah siap untuk dilantik, sementara wilayah lainnya akan dilakukan secara bertahap.
Imam mengungkapkan, dengan potensi sekitar 3.600 RW di Kabupaten Bandung Barat, pihaknya menargetkan pembentukan pengurus anak ranting di setiap RW yang terdiri atas ketua, sekretaris, dan bendahara.
“Kalau kita mempunyai pasukan anak ranting di 3.600 RW, dengan tiga orang pengurus—ketua, sekretaris, dan bendahara—kita sudah memiliki pasukan Demokrat sebanyak 10.800 orang,” katanya.
Penguatan struktur tersebut, lanjut Imam, menjadi bagian dari persiapan jangka panjang menghadapi Pemilu 2029. Karena itu, ia meminta seluruh kader tidak hanya memiliki kartu tanda anggota, tetapi juga aktif mengenalkan program dan keberadaan partai kepada masyarakat di lingkungan masing-masing.
“Jangan hanya menjadi slogan. Jangan hanya memiliki KTP Demokrat, tetapi tidak mampu menyosialisasikan dan menginformasikan Partai Demokrat kepada keluarga, sahabat maupun tetangga,” tegasnya.
Menjelang berakhirnya masa kepemimpinannya di DPC Partai Demokrat KBB seiring rencana pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) dalam beberapa bulan mendatang, Imam juga mengingatkan pentingnya kesinambungan organisasi.
Menurutnya, pergantian kepemimpinan tidak boleh menghentikan proses konsolidasi dan kerja organisasi. Selain penguatan struktur, persiapan teknis seperti pemetaan saksi di Tempat Pemungutan Suara (TPS) juga mulai dilakukan.
“Harus ada kolaborasi di seluruh internal partai, dari semua tingkatan, mulai dari DPC, PAC, ranting, hingga anak ranting. Jangan sampai ketika terjadi pergantian pimpinan, perjuangan ini berhenti. Semua harus terus berjalan sesuai arahan DPP Partai Demokrat,” pungkasnya. dudy (diskominfosantik kbb)





Posting Komentar