• Sign in / Join
  • Blog
  • Forums
  • Buy Now!
srikandipost.com
Buy template blogger

Mega Menu

  • Home
  • REDAKSI
  • Pendidikan
  • TNI
  • Polri
  • Kriminal
  • Fashion
    • All
    • LifeStyle
    • Sosial Media
    • Woman
    • Health & Fitness
  • Politik
    • Video
  • Lifestyle
  • Video
  • Kabar Daerah
    • Berita - KBB
    • Berita - Cimahi
    • Berita - Bandung
    • Berita - Soreang
    • Berita - Kota Cianjur
    • Berita - Kota Sukabumi
    • Berita - Kab Bekasi
    • Berita - Kab Bogor
    • Berita - Kab Ciamis
    • Berita - Kab Cianjur
    • Berita - Kab Cirebon
    • Berita - Kab Garut
    • Berita - Kab Indramayu
    • Berita - Kota Bogor
    • ChangelogNew
srikandipost.com
Telusuri
Beranda Design Gelar Konsolidasi, Pemkot Cimahi Ajak Buruh Taati Aturan Perburuhan Terbaru
Design

Gelar Konsolidasi, Pemkot Cimahi Ajak Buruh Taati Aturan Perburuhan Terbaru

Penulis : Dudy Iskandar
Penulis : Dudy Iskandar
26 Mar, 2023 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


CIMAHI -(SRIKANDI POST.COM)-
  Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cimahi menggelar konsolidasi Serikat Pekerja/Serikat Buruh bertempat di Gedung Cimahi Techno Park Jalan Baros Kota Cimahi, Kamis (16/3/2023). Kegiatan menitikberatkan sosialisasi perubahan dan penambahan terhadap aturan di bidang ketenagakerjaan. Kegiatan diikuti perwakilan buruh dari DPC Serikat Buruh Sejahtera Independen Kota Cimahi. Turut dihadirkan sejumlah narasumber dalam kegiatan tersebut diantaranya dari Kejari Cimahi dan Polres Cimahi.

Pj.Walikota Cimahi Dikdik S. Nugrahawan didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Cimahi Yanuar Taufik mengatakan, kegiatan konsolidasi pekerja atau buruh untuk menciptakan sinkronisasi dan harmonisasi antara pemerintah dan pekerja termasuk perusahaan.

"Dengan adanya perubahan dan penambahan terhadap aturan di bidang ketenagakerjaan tersebut, diharapkan kita  sama-sama meningkatkan peran serta di bidang masing-masing," ujarnya.

Dikdik mengatakan, pemerintah telah menetapkan Peraturan Pemerintah Pengganti UU (Perppu) No.2 tahun 2022 tentang Cipta Kerja tanggal 30 Desember 2022. Pada konteks ketenagakerjaan, perpu ini merupakan bukti komitmen pemerintah dalam memberikan pelindungan tenaga kerja dan keberlangsungan usaha untuk menjawab tantangan perkembangan dinamika ketenagakerjaan.

"Perppu Cipta Kerja tersebut merupakan kebutuhan mendesak mengisi kekosongan hukum untuk menghadapi ketidakpastian kondisi ekonomi global yang berdampak pada inflasi kenaikan harga pangan yang sudah dirasakan. Substansi ketenagakerjaan yang diatur dalam Perppu pada dasarnya menyempurnakan regulasi sebelumnya yakni UU  No. 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja," katanya.

Adapun substansi ketenagakerjaan yang disempurnakan dalam Perppu tersebut antara lain terkait ketentuan alih daya (outsourcing) dengan jenis pekerjaan alih daya yang dibatasi. Penyempurnaan dan penyesuaian penghitungan upah minimum mempertimbangkan pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan indeks tertentu akan diatur dalam peraturan pemerintah (PP).

Selain itu, penegasan kewajiban menerapkan struktur dan skala upah oleh pengusaha untuk pekerja/buruh yang memiliki masa kerja satu tahun atau lebih.

"Aturan juga menjabarkan terminologi disabilitas disesuaikan UU No.8 tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas termasuk ketentuan aturan. Serta, perbaikan rujukan dalam pasal mengatur penggunaan hak waktu istirahat yang upahnya tetap dibayar penuh, serta terkait manfaat program jaminan kehilangan pekerjaan," jelasnya.

Di samping unsur pekerja, pengusaha, dan pemerintah, lanjut Dikdik, peran stakeholder juga sangat berpengaruh terhadap terwujudnya hubungan industrial yang harmonis, dinamis, demokratis, dan berkeadilan antara unsur pekerja, unsur pengusaha, dan unsur pemerintah.

Adapun peran serta stakeholder yaitu sebagai law enforcement atau penegakan hukum dalam pelanggaran terhadap norma-norma dalam hubungan industrial di bidang ketenagakerjaan.

"Sehingga terjadi peningkatan produktivitas kerja dan iklim usaha yang positif dan kondusif," katanya.***


Via Design
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Ads Single Post 4

 


Hari Raya Idul Fitri 1447H/2026 M

Hari Raya Idul Fitri 1447H/2026 M

Ucapan Hari Raya Idul Fitri

Ucapan Hari Raya Idul Fitri

Ucapan Pemkot Cimahi HUT RI Ke - 80

Ucapan Pemkot Cimahi HUT RI Ke - 80

HUT Kota Cimahi

HUT Kota Cimahi

UCAPAN SELAMAT IDUL FITRI 1446 H

UCAPAN SELAMAT IDUL FITRI 1446 H

UCAPAN NUZULUL QUR,AN

UCAPAN NUZULUL QUR,AN

HPN 2025

HPN 2025

ucapan tahiun baru 2025

ucapan tahiun baru 2025

ucapan tahun baru 2025

ucapan tahun baru 2025

Ucapan HUT RI Ke-79

Ucapan HUT RI Ke-79

HUT KOTA CIMAHI KE - 23

HUT KOTA CIMAHI KE - 23

HUT KOTA CIMAHI KE - 23

HUT KOTA CIMAHI KE - 23

Ucapan Hari Raya Idul Fitri 1445H

Ucapan Hari Raya Idul Fitri 1445H

Produk Hukum Kota Cimahi Terbaru

Produk Hukum Kota Cimahi Terbaru

Selamat Hari Pers Nasional (HPN) 2024


 

PIGUR BANGSA

 


IKLAN

 


Featured Post

H. Diki Rohani Pimpin Apdesi KBB Periode 2026–2031, Usung Visi Ekonomi Digital dan Inklusivitas Desa

Penulis : Dudy Iskandar- September 09, 2026 0
H. Diki Rohani Pimpin Apdesi KBB Periode 2026–2031, Usung Visi Ekonomi Digital dan Inklusivitas Desa
SRIKANDIPOST, KAB. BANDUNG BARAT,— Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Bandung Barat (KBB) resmi memiliki pemimpin baru untuk periode…

Most Popular

Pj. WALI KOTA CIMAHI: BERSATU DAN BERKOLABORASI UNTUK CIMAHI CAMPERNIK 2045

Pj. WALI KOTA CIMAHI: BERSATU DAN BERKOLABORASI UNTUK CIMAHI CAMPERNIK 2045

Agustus 22, 2024
DPRD dan Pemkab Bandung Barat Resmi Sepakati KUA-PPAS 2027, Penataan Aset dan Transportasi Jadi Prioritas Utama

DPRD dan Pemkab Bandung Barat Resmi Sepakati KUA-PPAS 2027, Penataan Aset dan Transportasi Jadi Prioritas Utama

Agustus 31, 2026
Pemkab Bandung Barat Resmi Melepas Ekspor Kopi Tangkuban Perahu, 4 Ton Kopi Lembang Menuju Arab Saudi   BANDUNG BARAT, Sabtu 29 Agustus 2026 — Pemerintah Kabupaten Bandung Barat secara resmi melepas ekspor produk unggulan kopi Tangkuban Perahu hasil bumi lokal dari Lembang pada Sabtu (29/8/2026). Kegiatan pelepasan ekspor ini menjadi bukti nyata meningkatnya kualitas produk pertanian dan UMKM Bandung Barat yang kini mampu menembus pasar internasional.   Acara berlangsung dengan khidmat dan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Bandung Barat, H. Asep Ismail, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bandung Barat, Lukman Hakim, Kepala Bea Cukai Provinsi Bandung, Sutikno beserta jajaran, Camat Lembang, Bambang Eko, para pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perwakilan Bank Indonesia Cabang Bandung, Jawa Barat.   Kegiatan diawali dengan sambutan sekaligus paparan dari Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Lukman Hakim, yang menjelaskan persiapan hingga proses pelepasan ekspor kopi asal Lembang. Dilanjutkan dengan pemaparan oleh pengusaha kopi lokal dari Cibodas, Lembang, yang memaparkan seluruh rangkaian proses mulai dari penanaman bibit kopi hingga masa panen, serta pengolahan pasca-panen hingga menjadi produk siap ekspor.   Produk kopi Tangkuban Perahu ini kini resmi menembus pasar luar negeri, antara lain ke Amerika Serikat, Eropa, dan Timur Tengah, salah satunya Arab Saudi. Produk unggulan UMKM Bandung Barat ini dinilai memiliki kualitas yang sangat baik, bahkan telah meraih prestasi Juara 1 di tingkat nasional dan siap menjadi produk unggulan Jawa Barat sekaligus mendunia.   Salah satu varian unggulan yang diekspor adalah Tona's Coffee, berupa kopi Arabika dengan merek tetap mempertahankan nama legendaris Coffee Arjuna, yang telah berdiri sejak tahun 2008.   Wakil Bupati Bandung Barat, H. Asep Ismail, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi. "Kehadiran saya di hari libur ini mewakili Bupati Bandung Barat, Jeje Ricis Ismail, untuk melepas ekspor kopi dari petani Lembang, tepatnya dari Cibodas. Tonase yang dikirimkan sebanyak 4 ton menuju Arab Saudi. Ini sesuatu yang sangat membanggakan bagi kami, terutama pasar baru di kawasan Timur Tengah. Mudah-mudahan ke depannya produk ini terus berkembang dan tahun depan bisa menembus pasar Jepang. Terima kasih kepada Bea Cukai Provinsi atas dukungan dan kemudahan bagi UMKM Bandung Barat," ujar Wabup H. Asep Ismail.   Perwakilan Bank Indonesia Cabang Bandung, Muslimin Anwar, menyampaikan dukungan penuh lembaganya terhadap pengembangan UMKM agar mampu naik kelas. "Ekspor merupakan kelas tertinggi dari pembinaan UMKM. Kami membina UMKM melalui program terstruktur, salah satunya Export Coaching berdurasi 3–8 bulan agar pelaku usaha benar-benar memahami proses produksi hingga mekanisme ekspor. Dukungan pendampingan dan fasilitasi terus kami berikan. Alhamdulillah, hari ini salah satu hasilnya terwujud — kopi Arjuna atau Tona's Coffee berhasil diekspor ke Arab Saudi. Ini bukan hanya kerja Bank Indonesia, melainkan sinergi bersama Pemkab Bandung Barat, Bea Cukai, dan seluruh pihak yang bersinergi mendorong UMKM terus melangkah ke pasar global," tegasnya.   Sementara itu, Kepala Bea Cukai Bandung, Sutikno, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus mendukung penuh para pelaku UMKM di seluruh wilayah agar produk lokal dapat dengan mudah menembus pasar internasional melalui pelayanan dan kemudahan proses kepabeanan yang diperlukan.   Dengan terselenggaranya pelepasan ekspor ini, diharapkan semakin membangkitkan semangat petani dan pelaku usaha di Bandung Barat untuk terus meningkatkan kualitas produk, sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Bandung Barat sebagai salah satu sentra penghasil kopi berkualitas nasional yang mendunia.pp

Pemkab Bandung Barat Resmi Melepas Ekspor Kopi Tangkuban Perahu, 4 Ton Kopi Lembang Menuju Arab Saudi BANDUNG BARAT, Sabtu 29 Agustus 2026 — Pemerintah Kabupaten Bandung Barat secara resmi melepas ekspor produk unggulan kopi Tangkuban Perahu hasil bumi lokal dari Lembang pada Sabtu (29/8/2026). Kegiatan pelepasan ekspor ini menjadi bukti nyata meningkatnya kualitas produk pertanian dan UMKM Bandung Barat yang kini mampu menembus pasar internasional. Acara berlangsung dengan khidmat dan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Bandung Barat, H. Asep Ismail, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bandung Barat, Lukman Hakim, Kepala Bea Cukai Provinsi Bandung, Sutikno beserta jajaran, Camat Lembang, Bambang Eko, para pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perwakilan Bank Indonesia Cabang Bandung, Jawa Barat. Kegiatan diawali dengan sambutan sekaligus paparan dari Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Lukman Hakim, yang menjelaskan persiapan hingga proses pelepasan ekspor kopi asal Lembang. Dilanjutkan dengan pemaparan oleh pengusaha kopi lokal dari Cibodas, Lembang, yang memaparkan seluruh rangkaian proses mulai dari penanaman bibit kopi hingga masa panen, serta pengolahan pasca-panen hingga menjadi produk siap ekspor. Produk kopi Tangkuban Perahu ini kini resmi menembus pasar luar negeri, antara lain ke Amerika Serikat, Eropa, dan Timur Tengah, salah satunya Arab Saudi. Produk unggulan UMKM Bandung Barat ini dinilai memiliki kualitas yang sangat baik, bahkan telah meraih prestasi Juara 1 di tingkat nasional dan siap menjadi produk unggulan Jawa Barat sekaligus mendunia. Salah satu varian unggulan yang diekspor adalah Tona's Coffee, berupa kopi Arabika dengan merek tetap mempertahankan nama legendaris Coffee Arjuna, yang telah berdiri sejak tahun 2008. Wakil Bupati Bandung Barat, H. Asep Ismail, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi. "Kehadiran saya di hari libur ini mewakili Bupati Bandung Barat, Jeje Ricis Ismail, untuk melepas ekspor kopi dari petani Lembang, tepatnya dari Cibodas. Tonase yang dikirimkan sebanyak 4 ton menuju Arab Saudi. Ini sesuatu yang sangat membanggakan bagi kami, terutama pasar baru di kawasan Timur Tengah. Mudah-mudahan ke depannya produk ini terus berkembang dan tahun depan bisa menembus pasar Jepang. Terima kasih kepada Bea Cukai Provinsi atas dukungan dan kemudahan bagi UMKM Bandung Barat," ujar Wabup H. Asep Ismail. Perwakilan Bank Indonesia Cabang Bandung, Muslimin Anwar, menyampaikan dukungan penuh lembaganya terhadap pengembangan UMKM agar mampu naik kelas. "Ekspor merupakan kelas tertinggi dari pembinaan UMKM. Kami membina UMKM melalui program terstruktur, salah satunya Export Coaching berdurasi 3–8 bulan agar pelaku usaha benar-benar memahami proses produksi hingga mekanisme ekspor. Dukungan pendampingan dan fasilitasi terus kami berikan. Alhamdulillah, hari ini salah satu hasilnya terwujud — kopi Arjuna atau Tona's Coffee berhasil diekspor ke Arab Saudi. Ini bukan hanya kerja Bank Indonesia, melainkan sinergi bersama Pemkab Bandung Barat, Bea Cukai, dan seluruh pihak yang bersinergi mendorong UMKM terus melangkah ke pasar global," tegasnya. Sementara itu, Kepala Bea Cukai Bandung, Sutikno, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus mendukung penuh para pelaku UMKM di seluruh wilayah agar produk lokal dapat dengan mudah menembus pasar internasional melalui pelayanan dan kemudahan proses kepabeanan yang diperlukan. Dengan terselenggaranya pelepasan ekspor ini, diharapkan semakin membangkitkan semangat petani dan pelaku usaha di Bandung Barat untuk terus meningkatkan kualitas produk, sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Bandung Barat sebagai salah satu sentra penghasil kopi berkualitas nasional yang mendunia.pp

Agustus 29, 2026

Kelompok Kerja Jurnalis Nasional

Kelompok Kerja Jurnalis Nasional

Editor Post

Januari 01, 2025
berita kehilangan stnk motor

berita kehilangan stnk motor

Juni 03, 2025
MEDIZAA Menggelar Kegiatan Bantuan Kemanusiaan Media Bagi Masyarakat Cihanjuang

MEDIZAA Menggelar Kegiatan Bantuan Kemanusiaan Media Bagi Masyarakat Cihanjuang

Juni 26, 2023

Popular Post

Pj. WALI KOTA CIMAHI: BERSATU DAN BERKOLABORASI UNTUK CIMAHI CAMPERNIK 2045

Pj. WALI KOTA CIMAHI: BERSATU DAN BERKOLABORASI UNTUK CIMAHI CAMPERNIK 2045

Agustus 22, 2024
DPRD dan Pemkab Bandung Barat Resmi Sepakati KUA-PPAS 2027, Penataan Aset dan Transportasi Jadi Prioritas Utama

DPRD dan Pemkab Bandung Barat Resmi Sepakati KUA-PPAS 2027, Penataan Aset dan Transportasi Jadi Prioritas Utama

Agustus 31, 2026
Pemkab Bandung Barat Resmi Melepas Ekspor Kopi Tangkuban Perahu, 4 Ton Kopi Lembang Menuju Arab Saudi   BANDUNG BARAT, Sabtu 29 Agustus 2026 — Pemerintah Kabupaten Bandung Barat secara resmi melepas ekspor produk unggulan kopi Tangkuban Perahu hasil bumi lokal dari Lembang pada Sabtu (29/8/2026). Kegiatan pelepasan ekspor ini menjadi bukti nyata meningkatnya kualitas produk pertanian dan UMKM Bandung Barat yang kini mampu menembus pasar internasional.   Acara berlangsung dengan khidmat dan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Bandung Barat, H. Asep Ismail, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bandung Barat, Lukman Hakim, Kepala Bea Cukai Provinsi Bandung, Sutikno beserta jajaran, Camat Lembang, Bambang Eko, para pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perwakilan Bank Indonesia Cabang Bandung, Jawa Barat.   Kegiatan diawali dengan sambutan sekaligus paparan dari Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Lukman Hakim, yang menjelaskan persiapan hingga proses pelepasan ekspor kopi asal Lembang. Dilanjutkan dengan pemaparan oleh pengusaha kopi lokal dari Cibodas, Lembang, yang memaparkan seluruh rangkaian proses mulai dari penanaman bibit kopi hingga masa panen, serta pengolahan pasca-panen hingga menjadi produk siap ekspor.   Produk kopi Tangkuban Perahu ini kini resmi menembus pasar luar negeri, antara lain ke Amerika Serikat, Eropa, dan Timur Tengah, salah satunya Arab Saudi. Produk unggulan UMKM Bandung Barat ini dinilai memiliki kualitas yang sangat baik, bahkan telah meraih prestasi Juara 1 di tingkat nasional dan siap menjadi produk unggulan Jawa Barat sekaligus mendunia.   Salah satu varian unggulan yang diekspor adalah Tona's Coffee, berupa kopi Arabika dengan merek tetap mempertahankan nama legendaris Coffee Arjuna, yang telah berdiri sejak tahun 2008.   Wakil Bupati Bandung Barat, H. Asep Ismail, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi. "Kehadiran saya di hari libur ini mewakili Bupati Bandung Barat, Jeje Ricis Ismail, untuk melepas ekspor kopi dari petani Lembang, tepatnya dari Cibodas. Tonase yang dikirimkan sebanyak 4 ton menuju Arab Saudi. Ini sesuatu yang sangat membanggakan bagi kami, terutama pasar baru di kawasan Timur Tengah. Mudah-mudahan ke depannya produk ini terus berkembang dan tahun depan bisa menembus pasar Jepang. Terima kasih kepada Bea Cukai Provinsi atas dukungan dan kemudahan bagi UMKM Bandung Barat," ujar Wabup H. Asep Ismail.   Perwakilan Bank Indonesia Cabang Bandung, Muslimin Anwar, menyampaikan dukungan penuh lembaganya terhadap pengembangan UMKM agar mampu naik kelas. "Ekspor merupakan kelas tertinggi dari pembinaan UMKM. Kami membina UMKM melalui program terstruktur, salah satunya Export Coaching berdurasi 3–8 bulan agar pelaku usaha benar-benar memahami proses produksi hingga mekanisme ekspor. Dukungan pendampingan dan fasilitasi terus kami berikan. Alhamdulillah, hari ini salah satu hasilnya terwujud — kopi Arjuna atau Tona's Coffee berhasil diekspor ke Arab Saudi. Ini bukan hanya kerja Bank Indonesia, melainkan sinergi bersama Pemkab Bandung Barat, Bea Cukai, dan seluruh pihak yang bersinergi mendorong UMKM terus melangkah ke pasar global," tegasnya.   Sementara itu, Kepala Bea Cukai Bandung, Sutikno, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus mendukung penuh para pelaku UMKM di seluruh wilayah agar produk lokal dapat dengan mudah menembus pasar internasional melalui pelayanan dan kemudahan proses kepabeanan yang diperlukan.   Dengan terselenggaranya pelepasan ekspor ini, diharapkan semakin membangkitkan semangat petani dan pelaku usaha di Bandung Barat untuk terus meningkatkan kualitas produk, sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Bandung Barat sebagai salah satu sentra penghasil kopi berkualitas nasional yang mendunia.pp

Pemkab Bandung Barat Resmi Melepas Ekspor Kopi Tangkuban Perahu, 4 Ton Kopi Lembang Menuju Arab Saudi BANDUNG BARAT, Sabtu 29 Agustus 2026 — Pemerintah Kabupaten Bandung Barat secara resmi melepas ekspor produk unggulan kopi Tangkuban Perahu hasil bumi lokal dari Lembang pada Sabtu (29/8/2026). Kegiatan pelepasan ekspor ini menjadi bukti nyata meningkatnya kualitas produk pertanian dan UMKM Bandung Barat yang kini mampu menembus pasar internasional. Acara berlangsung dengan khidmat dan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Bandung Barat, H. Asep Ismail, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bandung Barat, Lukman Hakim, Kepala Bea Cukai Provinsi Bandung, Sutikno beserta jajaran, Camat Lembang, Bambang Eko, para pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perwakilan Bank Indonesia Cabang Bandung, Jawa Barat. Kegiatan diawali dengan sambutan sekaligus paparan dari Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Lukman Hakim, yang menjelaskan persiapan hingga proses pelepasan ekspor kopi asal Lembang. Dilanjutkan dengan pemaparan oleh pengusaha kopi lokal dari Cibodas, Lembang, yang memaparkan seluruh rangkaian proses mulai dari penanaman bibit kopi hingga masa panen, serta pengolahan pasca-panen hingga menjadi produk siap ekspor. Produk kopi Tangkuban Perahu ini kini resmi menembus pasar luar negeri, antara lain ke Amerika Serikat, Eropa, dan Timur Tengah, salah satunya Arab Saudi. Produk unggulan UMKM Bandung Barat ini dinilai memiliki kualitas yang sangat baik, bahkan telah meraih prestasi Juara 1 di tingkat nasional dan siap menjadi produk unggulan Jawa Barat sekaligus mendunia. Salah satu varian unggulan yang diekspor adalah Tona's Coffee, berupa kopi Arabika dengan merek tetap mempertahankan nama legendaris Coffee Arjuna, yang telah berdiri sejak tahun 2008. Wakil Bupati Bandung Barat, H. Asep Ismail, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi. "Kehadiran saya di hari libur ini mewakili Bupati Bandung Barat, Jeje Ricis Ismail, untuk melepas ekspor kopi dari petani Lembang, tepatnya dari Cibodas. Tonase yang dikirimkan sebanyak 4 ton menuju Arab Saudi. Ini sesuatu yang sangat membanggakan bagi kami, terutama pasar baru di kawasan Timur Tengah. Mudah-mudahan ke depannya produk ini terus berkembang dan tahun depan bisa menembus pasar Jepang. Terima kasih kepada Bea Cukai Provinsi atas dukungan dan kemudahan bagi UMKM Bandung Barat," ujar Wabup H. Asep Ismail. Perwakilan Bank Indonesia Cabang Bandung, Muslimin Anwar, menyampaikan dukungan penuh lembaganya terhadap pengembangan UMKM agar mampu naik kelas. "Ekspor merupakan kelas tertinggi dari pembinaan UMKM. Kami membina UMKM melalui program terstruktur, salah satunya Export Coaching berdurasi 3–8 bulan agar pelaku usaha benar-benar memahami proses produksi hingga mekanisme ekspor. Dukungan pendampingan dan fasilitasi terus kami berikan. Alhamdulillah, hari ini salah satu hasilnya terwujud — kopi Arjuna atau Tona's Coffee berhasil diekspor ke Arab Saudi. Ini bukan hanya kerja Bank Indonesia, melainkan sinergi bersama Pemkab Bandung Barat, Bea Cukai, dan seluruh pihak yang bersinergi mendorong UMKM terus melangkah ke pasar global," tegasnya. Sementara itu, Kepala Bea Cukai Bandung, Sutikno, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus mendukung penuh para pelaku UMKM di seluruh wilayah agar produk lokal dapat dengan mudah menembus pasar internasional melalui pelayanan dan kemudahan proses kepabeanan yang diperlukan. Dengan terselenggaranya pelepasan ekspor ini, diharapkan semakin membangkitkan semangat petani dan pelaku usaha di Bandung Barat untuk terus meningkatkan kualitas produk, sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Bandung Barat sebagai salah satu sentra penghasil kopi berkualitas nasional yang mendunia.pp

Agustus 29, 2026

Populart Categoris

  • Health & Fitness237
srikandipost.com

About Us

Viospaper Pro Blogspot Theme is your news, entertainment, music fashion Blog. We provide you with the latest breaking news and videos straight from the entertainment industry.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

© Newspaper Blogger Theme by Srikandi Post.COM
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us