• Sign in / Join
  • Blog
  • Forums
  • Buy Now!
srikandipost.com
Buy template blogger

Mega Menu

  • Home
  • REDAKSI
  • Pendidikan
  • TNI
  • Polri
  • Kriminal
  • Fashion
    • All
    • LifeStyle
    • Sosial Media
    • Woman
    • Health & Fitness
  • Politik
    • Video
  • Lifestyle
  • Video
  • Kabar Daerah
    • Berita - KBB
    • Berita - Cimahi
    • Berita - Bandung
    • Berita - Soreang
    • Berita - Kota Cianjur
    • Berita - Kota Sukabumi
    • Berita - Kab Bekasi
    • Berita - Kab Bogor
    • Berita - Kab Ciamis
    • Berita - Kab Cianjur
    • Berita - Kab Cirebon
    • Berita - Kab Garut
    • Berita - Kab Indramayu
    • Berita - Kota Bogor
    • ChangelogNew
srikandipost.com
Telusuri
Beranda headline Health & Fitness KBB Pedal Puff Girls, Ruang Aman Perempuan Bandung Menikmati Gowes Tanpa Takut Sendirian
headline Health & Fitness KBB

Pedal Puff Girls, Ruang Aman Perempuan Bandung Menikmati Gowes Tanpa Takut Sendirian

Penulis : Dudy Iskandar
Penulis : Dudy Iskandar
03 Okt, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

BANDUNG | SRIKANDIPOST– Bersepeda di jalanan Kota Bandung kini tak harus dilakukan sendirian. Bagi perempuan yang masih ragu mengayuh sepeda karena malu, takut tersesat, atau khawatir tertinggal rombongan, komunitas Pedal Puff Girls (PPG) menawarkan cara berbeda untuk menikmati olahraga sekaligus membangun pertemanan.

Berawal dari empat sahabat yang gemar berkeliling kota dengan sepeda, Pedal Puff Girls tumbuh menjadi komunitas pesepeda perempuan yang kini memiliki hampir 300 anggota dalam grup WhatsApp. Mereka datang dari beragam latar belakang, mulai dari pelajar hingga ibu rumah tangga.

Founder Pedal Puff Girls, Hana Shella (29), menuturkan bahwa kegiatan bersepeda bersama sudah dimulai sejak 2024. Namun, komunitas ini baru berkembang lebih aktif pada 2025, ketika semakin banyak perempuan menunjukkan ketertarikan untuk ikut gowes bersama.

“Awalnya itu bukan komunitas. Kita cuma gowes teman-teman, cuma berempat keliling-keliling kota,” ujar Hana saat ditemui di Jalan Cendana, Sabtu (3/10/2026).

Melihat peluang tersebut, Hana bersama teman-temannya mulai memperkenalkan aktivitas mereka melalui media sosial. Respons yang datang ternyata melampaui perkiraan. Dari yang semula hanya diikuti sekitar 200 pengikut, akun komunitas itu mulai menerima banyak pesan dari perempuan yang ingin bergabung.

Ajakan sederhana untuk bersepeda bersama pun berkembang menjadi agenda rutin setiap pekan.

Bukan Sekadar Mengayuh Sepeda

Pedal Puff Girls tidak dibangun sebagai komunitas yang mengejar kecepatan atau prestasi semata. Bagi Hana, hal terpenting justru menciptakan suasana yang membuat perempuan nyaman untuk mulai bersepeda tanpa merasa minder.

Tak sedikit perempuan yang tertarik gowes, tetapi mengurungkan niat karena tidak memiliki teman. Ada pula yang merasa belum cukup percaya diri menghadapi jalanan atau belum memahami teknis dasar sepeda.

Kondisi itulah yang ingin dijembatani PPG. Melalui kegiatan bersama, anggota bisa saling mengenal, berbagi pengalaman, sekaligus belajar mengatasi kendala selama perjalanan.

“Yang nge-DM kita itu alasannya, ‘Ingin join dong, Kak, karena aku malu atau takut gowes sendiri.’ Jadi ya sudah, yuk kita bareng-bareng gowes tiap minggunya,” kata Hana.

Keterbukaan menjadi salah satu prinsip komunitas ini. Perempuan dari berbagai kelompok usia boleh bergabung tanpa dibatasi jenis sepeda yang digunakan, selama menggunakan sepeda kayuh, bukan sepeda motor.

Pesertanya pun beragam. Anggota termuda tercatat masih duduk di kelas VI sekolah dasar, sementara sejumlah anggota lainnya merupakan ibu rumah tangga berusia 30-an hingga 40-an tahun.

Yang Baru Belajar Tak Dibiarkan Tertinggal

Salah satu hal yang membedakan Pedal Puff Girls adalah perhatian terhadap keselamatan dan kenyamanan anggota, khususnya mereka yang baru mulai bersepeda.

Dalam kegiatan gowes bersama, rombongan tidak semata-mata mengejar target jarak atau waktu. Anggota yang mengalami masalah teknis, seperti rantai terlepas atau ban bocor, tetap mendapatkan pendampingan.

Hana menyadari, tidak semua pesepeda perempuan memahami cara mengatasi kerusakan ringan pada sepeda. Karena itu, anggota yang lebih berpengalaman berupaya membantu agar peserta baru tidak merasa sendirian ketika menghadapi kendala di jalan.

“Kadang perempuan itu kan tidak terlalu paham soal sepeda. Aku suka khawatir teman-teman yang ketinggalan, rantainya lepas atau bannya bocor. Jadi kita selalu memprioritaskan untuk benar-benar mendampingi teman-teman yang baru,” tuturnya.

Baginya, kebersamaan bukan sekadar slogan. Rombongan yang bersedia menunggu anggota lain menjadi bagian penting dari pengalaman bersepeda yang ingin dibangun PPG.

“Teman-teman senang ditungguin, enggak ditinggalin. Jadi penting bareng-bareng. Kerasa kebersamaannya,” ungkap Hana.

Gowes Pagi, Lanjut Nongkrong

Aktivitas Pedal Puff Girls umumnya dimulai sejak pagi. Para anggota berkumpul dan mulai rolling sekitar pukul 07.00 WIB, kemudian menyelesaikan kegiatan sekitar pukul 09.00 WIB.

Setelah mengayuh sepeda, kegiatan sering dilanjutkan dengan nongkrong bersama. Momen ini menjadi kesempatan bagi anggota untuk memperluas pergaulan dan mempererat hubungan di luar rutinitas bersepeda.

PPG juga sesekali menjalin kolaborasi dengan kedai kopi maupun sejumlah jenama. Dengan sekitar 50 peserta yang rata-rata hadir dalam gowes mingguan, komunitas ini terus membuka ruang interaksi bagi perempuan yang ingin mencoba pengalaman baru di luar aktivitas sehari-hari.

Dari empat orang yang awalnya sekadar bersepeda bersama, kini semakin banyak perempuan menemukan teman untuk menjelajahi Bandung dengan cara yang menyenangkan.

Cara Bergabung Cukup Sederhana

Perempuan yang tertarik bergabung tidak harus menjadi pesepeda berpengalaman. Mereka cukup memiliki sepeda dan mengikuti informasi kegiatan gowes terbuka yang diumumkan melalui media sosial.

Setelah mengikuti kegiatan bersama, peserta dapat bergabung ke grup komunitas untuk mendapatkan informasi dan berinteraksi dengan anggota lainnya.

Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui Instagram @pedalpuffgirls.

Kehadiran Pedal Puff Girls memperlihatkan bahwa komunitas olahraga bisa memiliki fungsi lebih luas daripada sekadar aktivitas fisik. Di atas dua roda, perempuan dapat membangun rasa percaya diri, memperluas pertemanan, dan belajar saling menjaga.

Sebab, bagi PPG, perjalanan gowes yang menyenangkan bukan hanya tentang siapa yang paling cepat sampai di tujuan, melainkan tentang bagaimana semua anggota bisa menikmati perjalanan dan tiba bersama-sama.**(mc)


(Sumber bahan: Siaran Pers Diskominfo Kota Bandung, 3 Oktober 2026)

Via headline
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Ads Single Post 4

 


Hari Raya Idul Fitri 1447H/2026 M

Hari Raya Idul Fitri 1447H/2026 M

Ucapan Hari Raya Idul Fitri

Ucapan Hari Raya Idul Fitri

Ucapan Pemkot Cimahi HUT RI Ke - 80

Ucapan Pemkot Cimahi HUT RI Ke - 80

HUT Kota Cimahi

HUT Kota Cimahi

UCAPAN SELAMAT IDUL FITRI 1446 H

UCAPAN SELAMAT IDUL FITRI 1446 H

UCAPAN NUZULUL QUR,AN

UCAPAN NUZULUL QUR,AN

HPN 2025

HPN 2025

ucapan tahiun baru 2025

ucapan tahiun baru 2025

ucapan tahun baru 2025

ucapan tahun baru 2025

Ucapan HUT RI Ke-79

Ucapan HUT RI Ke-79

HUT KOTA CIMAHI KE - 23

HUT KOTA CIMAHI KE - 23

HUT KOTA CIMAHI KE - 23

HUT KOTA CIMAHI KE - 23

Ucapan Hari Raya Idul Fitri 1445H

Ucapan Hari Raya Idul Fitri 1445H

Produk Hukum Kota Cimahi Terbaru

Produk Hukum Kota Cimahi Terbaru

Selamat Hari Pers Nasional (HPN) 2024


 

PIGUR BANGSA

 


IKLAN

 


Featured Post

Musiconic 2026 Hidupkan Skena Indie Bandung, Musik Lokal Dibidik Jadi Kekuatan Ekonomi Kreatif

Penulis : Dudy Iskandar- Oktober 09, 2026 0
Musiconic 2026 Hidupkan Skena Indie Bandung, Musik Lokal Dibidik Jadi Kekuatan Ekonomi Kreatif
BANDUNG –SRIKANDIPOST- Musik independen bukan sekadar soal karya yang lahir di luar arus utama industri. Di balik panggung-panggung kecil, ada potensi kreativ…

Most Popular

289 Pejabat Esselon III-IV dan Fungsional Guru Kota Cimahi Dilantik

289 Pejabat Esselon III-IV dan Fungsional Guru Kota Cimahi Dilantik

Juli 30, 2023
Walikota Cimahi Ngatiyana : Nilai-nilai Pancasila harus terus dijaga dan diterapkan

Walikota Cimahi Ngatiyana : Nilai-nilai Pancasila harus terus dijaga dan diterapkan

Oktober 04, 2026
JARING MINA SPPG Diluncurkan, KBB Integrasikan Rantai Pasok Ikan Lokal untuk Dukung Pangan Bergizi

JARING MINA SPPG Diluncurkan, KBB Integrasikan Rantai Pasok Ikan Lokal untuk Dukung Pangan Bergizi

Oktober 01, 2026

Kelompok Kerja Jurnalis Nasional

Kelompok Kerja Jurnalis Nasional

Editor Post

Januari 01, 2025
berita kehilangan stnk motor

berita kehilangan stnk motor

Juni 03, 2025
MEDIZAA Menggelar Kegiatan Bantuan Kemanusiaan Media Bagi Masyarakat Cihanjuang

MEDIZAA Menggelar Kegiatan Bantuan Kemanusiaan Media Bagi Masyarakat Cihanjuang

Juni 26, 2023

Popular Post

289 Pejabat Esselon III-IV dan Fungsional Guru Kota Cimahi Dilantik

289 Pejabat Esselon III-IV dan Fungsional Guru Kota Cimahi Dilantik

Juli 30, 2023
Walikota Cimahi Ngatiyana : Nilai-nilai Pancasila harus terus dijaga dan diterapkan

Walikota Cimahi Ngatiyana : Nilai-nilai Pancasila harus terus dijaga dan diterapkan

Oktober 04, 2026
JARING MINA SPPG Diluncurkan, KBB Integrasikan Rantai Pasok Ikan Lokal untuk Dukung Pangan Bergizi

JARING MINA SPPG Diluncurkan, KBB Integrasikan Rantai Pasok Ikan Lokal untuk Dukung Pangan Bergizi

Oktober 01, 2026

Populart Categoris

  • Health & Fitness248
srikandipost.com

About Us

Viospaper Pro Blogspot Theme is your news, entertainment, music fashion Blog. We provide you with the latest breaking news and videos straight from the entertainment industry.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

© Newspaper Blogger Theme by Srikandi Post.COM
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us