• Sign in / Join
  • Blog
  • Forums
  • Buy Now!
srikandipost.com
Buy template blogger

Mega Menu

  • Home
  • REDAKSI
  • Pendidikan
  • TNI
  • Polri
  • Kriminal
  • Fashion
    • All
    • LifeStyle
    • Sosial Media
    • Woman
    • Health & Fitness
  • Politik
    • Video
  • Lifestyle
  • Video
  • Kabar Daerah
    • Berita - KBB
    • Berita - Cimahi
    • Berita - Bandung
    • Berita - Soreang
    • Berita - Kota Cianjur
    • Berita - Kota Sukabumi
    • Berita - Kab Bekasi
    • Berita - Kab Bogor
    • Berita - Kab Ciamis
    • Berita - Kab Cianjur
    • Berita - Kab Cirebon
    • Berita - Kab Garut
    • Berita - Kab Indramayu
    • Berita - Kota Bogor
    • ChangelogNew
srikandipost.com
Telusuri
Beranda headline headlinne headlinnel Health & Fitness KBB PemKab Bandung Barat Akan Kaji Ulang Perjanjian Kerjasama PDAM Kota Bandung dan Kabupaten Bandung Terkait Pemanfaatan Sumber Mata Air Dari Kabupaten Bandung Barat
headline headlinne headlinnel Health & Fitness KBB

PemKab Bandung Barat Akan Kaji Ulang Perjanjian Kerjasama PDAM Kota Bandung dan Kabupaten Bandung Terkait Pemanfaatan Sumber Mata Air Dari Kabupaten Bandung Barat

Penulis : Dudy Iskandar
Penulis : Dudy Iskandar
20 Nov, 2023 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Poto Dokumentasi Frokompimda KBB

SRIKANDIPOST.COM, KABUPATEN BANDUNG BARAT,- Ditengah tidak menentunya cuaca akibat terjadinya pemanasan global, membuat masyarakat yang berada disebagian wilayah Kabupaten Bandung Barat mengeluh sulitnya mendapatkan sumber mata air, baik untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga maupun pertanian hingga menyebabkan kekeringan dan gagal panen.


Mengetahui hal tersebut, Pj. Bupati Bandung Barat, Arsan Latif mencoba mencari solusi untuk memecahkan permasalahan ini, termasuk mencari informasi tentang potensi sumber mata air yang ada di Kabupaten Bandung Barat. 


Minggu (19/11), Arsan didampingi beberapa kepala dinas dan unsur Forkopimcan Kecamatan Parongpong melakukan kunjungan kerja ke Curug leuwilayung yang merupakan salah satu sumber mata air yang dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Karyawangi.

"Ada hal yang harus saya luruskan, ternyata sebenarnya kita memiliki sumber mata air yang potensial untuk memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat. Hanya saja masih belum dikelola dengan baik sehingga manfaatnya tidak dirasakan oleh seluruh masyarakat Bandung Barat," terang Arsan. 

Poto Dokumentasi Frokompimda KBB

Ia menilai bahwa seharusnya masyarakat Kabupaten Bandung Barat-lah yang paling menikmati sumber-sumber mata air yang ada. Tapi ternyata kenyataan berkata sebaliknya. Karena sebagian besar air yang ada justru dialirkan ke daerah-daerah lain yang ada diluar Kabupaten Bandung Barat tanpa ada bagi hasil yang jelas baik dengan Pemda KBB maupun masyarakat sekitarnya.

"Kami akan segera menggelar rapat koordinasi dengan unsur Forkopimda dan seluruh stakeholder terkait untuk merumuskan kebijakan dan solusi terbaik dalam memenuhi kebutuhan air masyarakat secara gratis," katanya. 

Arsan menjelaskan bahwa pihaknya akan berupaya mencarikan solusi terbaik hngga 2 minggu kedepan  untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat Bandung Barat. 

Dan untuk jangka panjang, pihaknya juga akan melakukan Invetarisasi yang mamanfaatkan mata air  kemudian akan dibuatkan bak penampungan air  serta membangun saluran air (Pipanisasi) yang layak agar air yang berasal dari berbagai sumber mata air yang ada dikawasan utara dapat didistribusikan dengan baik hingga seluruh pelosok daerah di Kabupaten Bandung Barat.

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat juga akan berkoordinasi dengan seluruh pihak dan perusahaan pengguna sumber-sumber mata air yang ada di Kabupaten Bandung Barat melalui sebuah regulasi kerjasama yang jelas dan saling menguntungkan.

Setidaknya ada 2 Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang mengambil air dari kawasan Cisarua dan Parongpong, namun masih menggunakan regulasi yang lama, sehingga Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bandung Barat tidak mendapatkan manfaat serta bagi hasil yang jelas.

"Kami akan mengkaji ulang perjanjian kerjasama yang dilakukan PDAM Kota Bandung dan Kabupaten Bandung yang telah memanfaatkan sumber mata air kami. Karena hingga saat ini manfaat dan bagi hasilnya tidak jelas serta tidak dirasakan oleh masyarakat maupun Pemerintah Kabupaten Bandung Barat," ungkap Arsan Tegas.(DI)

Via headline
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Ads Single Post 4

 


Hari Raya Idul Fitri 1447H/2026 M

Hari Raya Idul Fitri 1447H/2026 M

Ucapan Hari Raya Idul Fitri

Ucapan Hari Raya Idul Fitri

Ucapan Pemkot Cimahi HUT RI Ke - 80

Ucapan Pemkot Cimahi HUT RI Ke - 80

HUT Kota Cimahi

HUT Kota Cimahi

UCAPAN SELAMAT IDUL FITRI 1446 H

UCAPAN SELAMAT IDUL FITRI 1446 H

UCAPAN NUZULUL QUR,AN

UCAPAN NUZULUL QUR,AN

HPN 2025

HPN 2025

ucapan tahiun baru 2025

ucapan tahiun baru 2025

ucapan tahun baru 2025

ucapan tahun baru 2025

Ucapan HUT RI Ke-79

Ucapan HUT RI Ke-79

HUT KOTA CIMAHI KE - 23

HUT KOTA CIMAHI KE - 23

HUT KOTA CIMAHI KE - 23

HUT KOTA CIMAHI KE - 23

Ucapan Hari Raya Idul Fitri 1445H

Ucapan Hari Raya Idul Fitri 1445H

Produk Hukum Kota Cimahi Terbaru

Produk Hukum Kota Cimahi Terbaru

Selamat Hari Pers Nasional (HPN) 2024


 

PIGUR BANGSA

 


IKLAN

 


Featured Post

Bulog Bagikan Beras kepada 598 Penerima Manfaat di Desa Sukatani KBB

Penulis : Dudy Iskandar- September 11, 2026 0
Bulog Bagikan  Beras kepada 598 Penerima Manfaat di Desa Sukatani KBB
SRIKANDIPOST, KAB. BANDUNG BARAT, — Perum Bulog melaksanakan penyaluran bantuan pangan pemerintah untuk periode tiga bulan, mencakup alokasi Juli, Agustus, hin…

Most Popular

Pj. WALI KOTA CIMAHI: BERSATU DAN BERKOLABORASI UNTUK CIMAHI CAMPERNIK 2045

Pj. WALI KOTA CIMAHI: BERSATU DAN BERKOLABORASI UNTUK CIMAHI CAMPERNIK 2045

Agustus 22, 2024
Satpol PP & Dinas PUTR Bongkar 16 BANGLI di Padalarang,  Dan Tidak Ada Dana Kompensasi

Satpol PP & Dinas PUTR Bongkar 16 BANGLI di Padalarang, Dan Tidak Ada Dana Kompensasi

Agustus 30, 2026
Pemkab Bandung Barat Resmi Melepas Ekspor Kopi Tangkuban Perahu, 4 Ton Kopi Lembang Menuju Arab Saudi   BANDUNG BARAT, Sabtu 29 Agustus 2026 — Pemerintah Kabupaten Bandung Barat secara resmi melepas ekspor produk unggulan kopi Tangkuban Perahu hasil bumi lokal dari Lembang pada Sabtu (29/8/2026). Kegiatan pelepasan ekspor ini menjadi bukti nyata meningkatnya kualitas produk pertanian dan UMKM Bandung Barat yang kini mampu menembus pasar internasional.   Acara berlangsung dengan khidmat dan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Bandung Barat, H. Asep Ismail, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bandung Barat, Lukman Hakim, Kepala Bea Cukai Provinsi Bandung, Sutikno beserta jajaran, Camat Lembang, Bambang Eko, para pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perwakilan Bank Indonesia Cabang Bandung, Jawa Barat.   Kegiatan diawali dengan sambutan sekaligus paparan dari Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Lukman Hakim, yang menjelaskan persiapan hingga proses pelepasan ekspor kopi asal Lembang. Dilanjutkan dengan pemaparan oleh pengusaha kopi lokal dari Cibodas, Lembang, yang memaparkan seluruh rangkaian proses mulai dari penanaman bibit kopi hingga masa panen, serta pengolahan pasca-panen hingga menjadi produk siap ekspor.   Produk kopi Tangkuban Perahu ini kini resmi menembus pasar luar negeri, antara lain ke Amerika Serikat, Eropa, dan Timur Tengah, salah satunya Arab Saudi. Produk unggulan UMKM Bandung Barat ini dinilai memiliki kualitas yang sangat baik, bahkan telah meraih prestasi Juara 1 di tingkat nasional dan siap menjadi produk unggulan Jawa Barat sekaligus mendunia.   Salah satu varian unggulan yang diekspor adalah Tona's Coffee, berupa kopi Arabika dengan merek tetap mempertahankan nama legendaris Coffee Arjuna, yang telah berdiri sejak tahun 2008.   Wakil Bupati Bandung Barat, H. Asep Ismail, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi. "Kehadiran saya di hari libur ini mewakili Bupati Bandung Barat, Jeje Ricis Ismail, untuk melepas ekspor kopi dari petani Lembang, tepatnya dari Cibodas. Tonase yang dikirimkan sebanyak 4 ton menuju Arab Saudi. Ini sesuatu yang sangat membanggakan bagi kami, terutama pasar baru di kawasan Timur Tengah. Mudah-mudahan ke depannya produk ini terus berkembang dan tahun depan bisa menembus pasar Jepang. Terima kasih kepada Bea Cukai Provinsi atas dukungan dan kemudahan bagi UMKM Bandung Barat," ujar Wabup H. Asep Ismail.   Perwakilan Bank Indonesia Cabang Bandung, Muslimin Anwar, menyampaikan dukungan penuh lembaganya terhadap pengembangan UMKM agar mampu naik kelas. "Ekspor merupakan kelas tertinggi dari pembinaan UMKM. Kami membina UMKM melalui program terstruktur, salah satunya Export Coaching berdurasi 3–8 bulan agar pelaku usaha benar-benar memahami proses produksi hingga mekanisme ekspor. Dukungan pendampingan dan fasilitasi terus kami berikan. Alhamdulillah, hari ini salah satu hasilnya terwujud — kopi Arjuna atau Tona's Coffee berhasil diekspor ke Arab Saudi. Ini bukan hanya kerja Bank Indonesia, melainkan sinergi bersama Pemkab Bandung Barat, Bea Cukai, dan seluruh pihak yang bersinergi mendorong UMKM terus melangkah ke pasar global," tegasnya.   Sementara itu, Kepala Bea Cukai Bandung, Sutikno, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus mendukung penuh para pelaku UMKM di seluruh wilayah agar produk lokal dapat dengan mudah menembus pasar internasional melalui pelayanan dan kemudahan proses kepabeanan yang diperlukan.   Dengan terselenggaranya pelepasan ekspor ini, diharapkan semakin membangkitkan semangat petani dan pelaku usaha di Bandung Barat untuk terus meningkatkan kualitas produk, sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Bandung Barat sebagai salah satu sentra penghasil kopi berkualitas nasional yang mendunia.pp

Pemkab Bandung Barat Resmi Melepas Ekspor Kopi Tangkuban Perahu, 4 Ton Kopi Lembang Menuju Arab Saudi BANDUNG BARAT, Sabtu 29 Agustus 2026 — Pemerintah Kabupaten Bandung Barat secara resmi melepas ekspor produk unggulan kopi Tangkuban Perahu hasil bumi lokal dari Lembang pada Sabtu (29/8/2026). Kegiatan pelepasan ekspor ini menjadi bukti nyata meningkatnya kualitas produk pertanian dan UMKM Bandung Barat yang kini mampu menembus pasar internasional. Acara berlangsung dengan khidmat dan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Bandung Barat, H. Asep Ismail, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bandung Barat, Lukman Hakim, Kepala Bea Cukai Provinsi Bandung, Sutikno beserta jajaran, Camat Lembang, Bambang Eko, para pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perwakilan Bank Indonesia Cabang Bandung, Jawa Barat. Kegiatan diawali dengan sambutan sekaligus paparan dari Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Lukman Hakim, yang menjelaskan persiapan hingga proses pelepasan ekspor kopi asal Lembang. Dilanjutkan dengan pemaparan oleh pengusaha kopi lokal dari Cibodas, Lembang, yang memaparkan seluruh rangkaian proses mulai dari penanaman bibit kopi hingga masa panen, serta pengolahan pasca-panen hingga menjadi produk siap ekspor. Produk kopi Tangkuban Perahu ini kini resmi menembus pasar luar negeri, antara lain ke Amerika Serikat, Eropa, dan Timur Tengah, salah satunya Arab Saudi. Produk unggulan UMKM Bandung Barat ini dinilai memiliki kualitas yang sangat baik, bahkan telah meraih prestasi Juara 1 di tingkat nasional dan siap menjadi produk unggulan Jawa Barat sekaligus mendunia. Salah satu varian unggulan yang diekspor adalah Tona's Coffee, berupa kopi Arabika dengan merek tetap mempertahankan nama legendaris Coffee Arjuna, yang telah berdiri sejak tahun 2008. Wakil Bupati Bandung Barat, H. Asep Ismail, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi. "Kehadiran saya di hari libur ini mewakili Bupati Bandung Barat, Jeje Ricis Ismail, untuk melepas ekspor kopi dari petani Lembang, tepatnya dari Cibodas. Tonase yang dikirimkan sebanyak 4 ton menuju Arab Saudi. Ini sesuatu yang sangat membanggakan bagi kami, terutama pasar baru di kawasan Timur Tengah. Mudah-mudahan ke depannya produk ini terus berkembang dan tahun depan bisa menembus pasar Jepang. Terima kasih kepada Bea Cukai Provinsi atas dukungan dan kemudahan bagi UMKM Bandung Barat," ujar Wabup H. Asep Ismail. Perwakilan Bank Indonesia Cabang Bandung, Muslimin Anwar, menyampaikan dukungan penuh lembaganya terhadap pengembangan UMKM agar mampu naik kelas. "Ekspor merupakan kelas tertinggi dari pembinaan UMKM. Kami membina UMKM melalui program terstruktur, salah satunya Export Coaching berdurasi 3–8 bulan agar pelaku usaha benar-benar memahami proses produksi hingga mekanisme ekspor. Dukungan pendampingan dan fasilitasi terus kami berikan. Alhamdulillah, hari ini salah satu hasilnya terwujud — kopi Arjuna atau Tona's Coffee berhasil diekspor ke Arab Saudi. Ini bukan hanya kerja Bank Indonesia, melainkan sinergi bersama Pemkab Bandung Barat, Bea Cukai, dan seluruh pihak yang bersinergi mendorong UMKM terus melangkah ke pasar global," tegasnya. Sementara itu, Kepala Bea Cukai Bandung, Sutikno, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus mendukung penuh para pelaku UMKM di seluruh wilayah agar produk lokal dapat dengan mudah menembus pasar internasional melalui pelayanan dan kemudahan proses kepabeanan yang diperlukan. Dengan terselenggaranya pelepasan ekspor ini, diharapkan semakin membangkitkan semangat petani dan pelaku usaha di Bandung Barat untuk terus meningkatkan kualitas produk, sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Bandung Barat sebagai salah satu sentra penghasil kopi berkualitas nasional yang mendunia.pp

Agustus 29, 2026

Kelompok Kerja Jurnalis Nasional

Kelompok Kerja Jurnalis Nasional

Editor Post

Januari 01, 2025
berita kehilangan stnk motor

berita kehilangan stnk motor

Juni 03, 2025
MEDIZAA Menggelar Kegiatan Bantuan Kemanusiaan Media Bagi Masyarakat Cihanjuang

MEDIZAA Menggelar Kegiatan Bantuan Kemanusiaan Media Bagi Masyarakat Cihanjuang

Juni 26, 2023

Popular Post

Pj. WALI KOTA CIMAHI: BERSATU DAN BERKOLABORASI UNTUK CIMAHI CAMPERNIK 2045

Pj. WALI KOTA CIMAHI: BERSATU DAN BERKOLABORASI UNTUK CIMAHI CAMPERNIK 2045

Agustus 22, 2024
Satpol PP & Dinas PUTR Bongkar 16 BANGLI di Padalarang,  Dan Tidak Ada Dana Kompensasi

Satpol PP & Dinas PUTR Bongkar 16 BANGLI di Padalarang, Dan Tidak Ada Dana Kompensasi

Agustus 30, 2026
Pemkab Bandung Barat Resmi Melepas Ekspor Kopi Tangkuban Perahu, 4 Ton Kopi Lembang Menuju Arab Saudi   BANDUNG BARAT, Sabtu 29 Agustus 2026 — Pemerintah Kabupaten Bandung Barat secara resmi melepas ekspor produk unggulan kopi Tangkuban Perahu hasil bumi lokal dari Lembang pada Sabtu (29/8/2026). Kegiatan pelepasan ekspor ini menjadi bukti nyata meningkatnya kualitas produk pertanian dan UMKM Bandung Barat yang kini mampu menembus pasar internasional.   Acara berlangsung dengan khidmat dan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Bandung Barat, H. Asep Ismail, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bandung Barat, Lukman Hakim, Kepala Bea Cukai Provinsi Bandung, Sutikno beserta jajaran, Camat Lembang, Bambang Eko, para pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perwakilan Bank Indonesia Cabang Bandung, Jawa Barat.   Kegiatan diawali dengan sambutan sekaligus paparan dari Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Lukman Hakim, yang menjelaskan persiapan hingga proses pelepasan ekspor kopi asal Lembang. Dilanjutkan dengan pemaparan oleh pengusaha kopi lokal dari Cibodas, Lembang, yang memaparkan seluruh rangkaian proses mulai dari penanaman bibit kopi hingga masa panen, serta pengolahan pasca-panen hingga menjadi produk siap ekspor.   Produk kopi Tangkuban Perahu ini kini resmi menembus pasar luar negeri, antara lain ke Amerika Serikat, Eropa, dan Timur Tengah, salah satunya Arab Saudi. Produk unggulan UMKM Bandung Barat ini dinilai memiliki kualitas yang sangat baik, bahkan telah meraih prestasi Juara 1 di tingkat nasional dan siap menjadi produk unggulan Jawa Barat sekaligus mendunia.   Salah satu varian unggulan yang diekspor adalah Tona's Coffee, berupa kopi Arabika dengan merek tetap mempertahankan nama legendaris Coffee Arjuna, yang telah berdiri sejak tahun 2008.   Wakil Bupati Bandung Barat, H. Asep Ismail, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi. "Kehadiran saya di hari libur ini mewakili Bupati Bandung Barat, Jeje Ricis Ismail, untuk melepas ekspor kopi dari petani Lembang, tepatnya dari Cibodas. Tonase yang dikirimkan sebanyak 4 ton menuju Arab Saudi. Ini sesuatu yang sangat membanggakan bagi kami, terutama pasar baru di kawasan Timur Tengah. Mudah-mudahan ke depannya produk ini terus berkembang dan tahun depan bisa menembus pasar Jepang. Terima kasih kepada Bea Cukai Provinsi atas dukungan dan kemudahan bagi UMKM Bandung Barat," ujar Wabup H. Asep Ismail.   Perwakilan Bank Indonesia Cabang Bandung, Muslimin Anwar, menyampaikan dukungan penuh lembaganya terhadap pengembangan UMKM agar mampu naik kelas. "Ekspor merupakan kelas tertinggi dari pembinaan UMKM. Kami membina UMKM melalui program terstruktur, salah satunya Export Coaching berdurasi 3–8 bulan agar pelaku usaha benar-benar memahami proses produksi hingga mekanisme ekspor. Dukungan pendampingan dan fasilitasi terus kami berikan. Alhamdulillah, hari ini salah satu hasilnya terwujud — kopi Arjuna atau Tona's Coffee berhasil diekspor ke Arab Saudi. Ini bukan hanya kerja Bank Indonesia, melainkan sinergi bersama Pemkab Bandung Barat, Bea Cukai, dan seluruh pihak yang bersinergi mendorong UMKM terus melangkah ke pasar global," tegasnya.   Sementara itu, Kepala Bea Cukai Bandung, Sutikno, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus mendukung penuh para pelaku UMKM di seluruh wilayah agar produk lokal dapat dengan mudah menembus pasar internasional melalui pelayanan dan kemudahan proses kepabeanan yang diperlukan.   Dengan terselenggaranya pelepasan ekspor ini, diharapkan semakin membangkitkan semangat petani dan pelaku usaha di Bandung Barat untuk terus meningkatkan kualitas produk, sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Bandung Barat sebagai salah satu sentra penghasil kopi berkualitas nasional yang mendunia.pp

Pemkab Bandung Barat Resmi Melepas Ekspor Kopi Tangkuban Perahu, 4 Ton Kopi Lembang Menuju Arab Saudi BANDUNG BARAT, Sabtu 29 Agustus 2026 — Pemerintah Kabupaten Bandung Barat secara resmi melepas ekspor produk unggulan kopi Tangkuban Perahu hasil bumi lokal dari Lembang pada Sabtu (29/8/2026). Kegiatan pelepasan ekspor ini menjadi bukti nyata meningkatnya kualitas produk pertanian dan UMKM Bandung Barat yang kini mampu menembus pasar internasional. Acara berlangsung dengan khidmat dan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Bandung Barat, H. Asep Ismail, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bandung Barat, Lukman Hakim, Kepala Bea Cukai Provinsi Bandung, Sutikno beserta jajaran, Camat Lembang, Bambang Eko, para pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perwakilan Bank Indonesia Cabang Bandung, Jawa Barat. Kegiatan diawali dengan sambutan sekaligus paparan dari Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Lukman Hakim, yang menjelaskan persiapan hingga proses pelepasan ekspor kopi asal Lembang. Dilanjutkan dengan pemaparan oleh pengusaha kopi lokal dari Cibodas, Lembang, yang memaparkan seluruh rangkaian proses mulai dari penanaman bibit kopi hingga masa panen, serta pengolahan pasca-panen hingga menjadi produk siap ekspor. Produk kopi Tangkuban Perahu ini kini resmi menembus pasar luar negeri, antara lain ke Amerika Serikat, Eropa, dan Timur Tengah, salah satunya Arab Saudi. Produk unggulan UMKM Bandung Barat ini dinilai memiliki kualitas yang sangat baik, bahkan telah meraih prestasi Juara 1 di tingkat nasional dan siap menjadi produk unggulan Jawa Barat sekaligus mendunia. Salah satu varian unggulan yang diekspor adalah Tona's Coffee, berupa kopi Arabika dengan merek tetap mempertahankan nama legendaris Coffee Arjuna, yang telah berdiri sejak tahun 2008. Wakil Bupati Bandung Barat, H. Asep Ismail, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi. "Kehadiran saya di hari libur ini mewakili Bupati Bandung Barat, Jeje Ricis Ismail, untuk melepas ekspor kopi dari petani Lembang, tepatnya dari Cibodas. Tonase yang dikirimkan sebanyak 4 ton menuju Arab Saudi. Ini sesuatu yang sangat membanggakan bagi kami, terutama pasar baru di kawasan Timur Tengah. Mudah-mudahan ke depannya produk ini terus berkembang dan tahun depan bisa menembus pasar Jepang. Terima kasih kepada Bea Cukai Provinsi atas dukungan dan kemudahan bagi UMKM Bandung Barat," ujar Wabup H. Asep Ismail. Perwakilan Bank Indonesia Cabang Bandung, Muslimin Anwar, menyampaikan dukungan penuh lembaganya terhadap pengembangan UMKM agar mampu naik kelas. "Ekspor merupakan kelas tertinggi dari pembinaan UMKM. Kami membina UMKM melalui program terstruktur, salah satunya Export Coaching berdurasi 3–8 bulan agar pelaku usaha benar-benar memahami proses produksi hingga mekanisme ekspor. Dukungan pendampingan dan fasilitasi terus kami berikan. Alhamdulillah, hari ini salah satu hasilnya terwujud — kopi Arjuna atau Tona's Coffee berhasil diekspor ke Arab Saudi. Ini bukan hanya kerja Bank Indonesia, melainkan sinergi bersama Pemkab Bandung Barat, Bea Cukai, dan seluruh pihak yang bersinergi mendorong UMKM terus melangkah ke pasar global," tegasnya. Sementara itu, Kepala Bea Cukai Bandung, Sutikno, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus mendukung penuh para pelaku UMKM di seluruh wilayah agar produk lokal dapat dengan mudah menembus pasar internasional melalui pelayanan dan kemudahan proses kepabeanan yang diperlukan. Dengan terselenggaranya pelepasan ekspor ini, diharapkan semakin membangkitkan semangat petani dan pelaku usaha di Bandung Barat untuk terus meningkatkan kualitas produk, sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Bandung Barat sebagai salah satu sentra penghasil kopi berkualitas nasional yang mendunia.pp

Agustus 29, 2026

Populart Categoris

  • Health & Fitness237
srikandipost.com

About Us

Viospaper Pro Blogspot Theme is your news, entertainment, music fashion Blog. We provide you with the latest breaking news and videos straight from the entertainment industry.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

© Newspaper Blogger Theme by Srikandi Post.COM
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us